3 Balita Bersaudara Tewas Terbakar di Makassar
Kamis, 08 Sep 2005 00:23 WIB
Makassar - Sungguh mengenaskan nasib tiga balita bersaudara di kota Makassar. Ketiganya tewas bersama dalam sebuah peristiwa kebakaran.Para balita malang itu masing-masing Ika (4), Wulan (2) dan Devi (4 bulan). Mereka merupakan anak dari pasangan Angsar Daeng Talli dan Diana, warga Jl. Abdul Kadir, Gang Melati, Makassar, Sulawesi Selatan.Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 22.00 Wita, Rabu (7/9/2005). Saat kejadian, kedua orang tua korban sedang tidak berada di rumah. Diana sedang keluar untuk membeli sesuatu, sementara Angsar yang bekerja sebagai buruh belum pulang. Para balita itu ditinggal dalam keadaan tertidur. Api berasal dari lampu minyak yang diletakan di atas meja. Diduga kuat, lampu itu tersenggol sesuatu lalu jatuh dan membakar rumah mereka. Rumah, tepatnya gubuk, Angsar dan Diana ini memang sangat sederhana. Bangunan seluas 6 kali 4 meter yang terletak di tepi Sungai Jenebarang itu berdinding kayu dan beratap jerami.Saat Diana pulang, rumahnya sudah ludes dilalap si jago merah. Dari keempat anaknya, hanya si sulung Indah (5) yang berhasil menyelamatkan diri. Api sendiri berhasil dipadamkan setelah warga setempat bergotong royong. Api hanya membakar kediaman Angsar saja.Mendapati ketiga anaknya tewas mengenaskan Diana dan Angsar sangat terpukul. Keduanya berteriak histeris menyesali apa yang terjadi. Rencananya para korban akan dimakamkan besok pagi. Diana dan Angsar menolak jenazah ketiga anaknya dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Kebakaran di kota Makassar juga terjadi di tempat lainnya, yakni, di Jl. Gatot Soebroto dan Jl. Pancarekang. Kebakaran di kedua tempat itu menghanguskan sejumlah rumah warga. Meski demikian tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
(djo/)











































