Bersatu dengan Istri, Jenazah Welman Tetap Dikubur Massal
Rabu, 07 Sep 2005 19:30 WIB
Medan -
Ada 34 peti jenazah korban kecelakaan pesawat Mandala Airlines yang dikubur massal. Satu dari 34 jenazah itu sebenarnya teridentifikasi bernama Welman Welman Cansisko Simaremare. Namun, jenazah Welman tetap ikut dikubur massal, karena pihak keluarga tidak mau memisahkannya dengan jenazah istrinya. Pemakaman massal telah dilakukan di kompleks Garuda, Jl. KMU Adi Sucipto, kompleks TNI AU, Medan, sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (7/9/2005). Menurut dr Reinhard, salah seorang dokter RS Adam Malik yang bertugas mengidentifikasi jenazah, ada 34 peti jenazah yang dikubur secara massal. 34 Jenazah itu terdiri dari 1 jenazah yang sudah teridentifikasi dan 33 jenazah tidak bisa teridentifikasi. "Satu jenazah teridentifikasi bernama Welman," kata Reinhard kepada detikcom. Welman adalah salah seorang penumpang pesawat Mandala yang naas itu. Nama dia memang tercatat dalam manifes pesawat. Tapi, mengapa Welman tetap ikut dikubur secara massal? Menurut Reinhard, hal itu sudah sesuai dengan keinginan pihak keluarga. Menurut dia, pihak keluarga tidak ingin memisahkan jenazah Welman dengan jenazah istrinya. "Jenazah istri Welman sampai terakhir sebelum pemakaman, belum berhasil ditemukan. Karena itu, keluarga meminta jenazah Welman dimakamkan secara massal. Jenazah istrinya bisa dipastikan salah satu dari 33 jenazah yang tidak teridentifikasi itu," ungkap dia. Pihak keluarga menginginkan hal ini, karena semasa hidupnya, Welman dan istrinya, Desy Togatorop, tidak pernah terpisahkan. Sebelum meninggal, pasangan suami-istri ini tinggal di Villa Nusa Indah 3, Bekasi Reinhard juga menjelaskan, dari 33 peti jenazah yang belum teridentifikasi itu, satu peti berisikan potongan-potongan tubuh jenazah. "Satu peti hanya berisi potongan-potongan tubuh," ungkap dia. Sementara itu, hingga pukul 17.40 WIB, tempat pemakaman massal itu masih dipenuhi masyarakat setempat. Kuburan ini sudah tampak rata dengan tanah, meski masih terlihat sebuah traktor bekerja meratakan tanah. Tampak tiang-tiang patok menyembul dari pekuburan itu. Setiap peti memang dipasangi patok sepanjang 3 meter. Namun, patok itu hanya menyembul di permukaan pekuburan hanya setinggi 1 meter, dua meter sisanya tertimbun tanah.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































