Mandala Santuni Warga yang Tewas
Rabu, 07 Sep 2005 17:09 WIB
Jakarta - PT Mandala Airlines akan menanggung kerugian sekaligus memberi santunan kepada warga yang kehilangan keluarga dan asetnya akibat tertimpa pesawat Boeing 737-200 yang jatuh Senin 5 September lalu."Santunan sudah diputuskan. Santunan akan diberikan kepada seluruh korban, baik warga, penumpang atau pun aset yang rusak. Nantinya akan ditanggung oleh Mandala," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Hatta Rajasa kepada wartawan di kantor Departemen Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (7/9/2005).Sejauh ini pihak Pemerintah Kota Medan sedang mendata kerusakan dan menghitung jumlah kerugian. "Nantinya akan diberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang menjadi korban. Tapi anggaran yang dialokasikan belum diketahui," ujar Hatta.Menyangkut tingginya tingkat kecelakaan pesawat, menurut Hatta, departemennya sejak tragedi Lion Air di Solo pada 2004 lalu, telah memperketat regulasi.Dicontohkannya, saat ini Dephub telah memperketat audit, menutup izin bagi airlines baru, mengawasi rute-rute baru dengan ketat, dan memberlakukan tarif referensi agar tidak ada tarif yang jor-joran.Selain itu ada ketentuan agar jam terbang pesawat (cycle) tidak boleh lebih dari 70.000, dan usia pesawat tidak boleh lebih dari 35 tahun. Namun begitu, ujar Hatta, dari pihak pengusaha penerbangan masih ada yang beberapa kali menolak, terlebih adanya keterlibatan pemerintah dalam pengaturan pesawat, termasuk masih adanya perang harga.
(san/)











































