Mahasiswa Yogya Desak SBY Copot Tim Ekonomi

Mahasiswa Yogya Desak SBY Copot Tim Ekonomi

- detikNews
Rabu, 07 Sep 2005 15:40 WIB
Yogyakarta - Demo menuntut pemerintahan SBY untuk segera mereshuffle kabinet ekonomi kembali marak di Yogyakarta. Puluhan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, menggelar demo menuntut agar SBY mencopot menteri-menteri perekonomian dan keuangan, karena terbukti tidak mampu bekerja.Aksi tersebut digelar di atas trotoar depan monumen Jenderal Sudirman dan Urip Sumohardjo di sebelah utara perempatan jalan Sudirman Yogyakarta. Sebelum menggelar aksi massa berkumpul di kampus UII di Jl Cik Di Tiro pada pukul 10.00 WIB, Rabu (7/9/2005), kemudian berjalan menuju perempatan. Saat menggelar aksi, semua peserta yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa (KM) UII itu mengenakan jas almamater warna biru serta membawa bendera beberapa fakultas. Selain berorasi di tempat itu, mereka membagi-bagikan selebaran kepada para pengendara motor yang melintas..Dua buah spanduk tuntutan mahasiswa dibentangkan di depan peserta aksi, bertuliskan 'reshuffle tim ekonomi, tolak kenaikan BBM dan tolak intervensi asing.' Beberapa poster di antaranya bertuliskan 'selamatkan bangsa dari pengkhianat ekonomi, BBM naik = menindas rakyat, tolak privatisasi dan ganti timekonomi dan menteri BUMN Sugiharto.'Salah satu peserta aksi Moh. Arief dalam orasinya mengatakan tidak ada alasan lagi bagi presiden SBY untuk segera mengganti menteri-menteri ekonomi dan keuangan serta menteri BUMN Sugiharto. Sebab, mereka terbukti tidak mampu bekerja dengan baik. Paket kebijakan yang dikeluarkan SBY juga tidakberpihak kepada rakyat tapi kepada kepentingan asing. "Bila SBY akan menaikkan harga BBM, jelas sekali itu kebijakan yang tidak populis dan tidak pro rakyat sehingga pemerintahan juga tidak kredibel lagi," katanya.Sementara itu peserta aksi lainnya, Andi Wijaya menegaskan tuntutan mahasiswa sudah jelas agar SBY segera mereshuffle kabinetnya. Menteri-menteri yang tidak mampu bekerja dan mengabaikan kepentingan rakyat dan berpihak kepada kaum kapitalis harus segara dicopot dari jabatannya."Jadi buat apa mereka dipertahankan, kalau nyata-nyata tidak bisa bekerja," teriak Andi disambut yel-yel 'copot-copot tim ekonomi' berkali-kali.Meski mengelar aksi di jalanan yang cukup padat arus lalu-lintas kendaraan bermotor, aksi itu tidak membuat arus lalu-lintas macet. Beberapa anggota polisi lalu-lintas yang berjaga-jaga di pos depan Gramedia hanya mengawasi dari kejauhan dan tidak melakukan pengamanan. Setelah membacakan pernyataan sikapnya, massa kemudian kembali ke kampus UII Cik Di Tiro untu membubarkan diri. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads