"NU bukan parpol, tapi warga NU ada rasa terpanggil untuk memenangkan tokohnya tanpa diarahkan, tanpa dikampanyekan warga NU sudah terpanggil, tanpa dipanggil untuk menyukseskan tokohnya yang lagi maju di pilpres," kata Said Aqil kepada wartawan di kantornya, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2018).
Pernyataan itu disampaikan Said Aqil saat menggelar konferensi pers terkait acara musyawarah alim ulama yang akan digelar oleh NU pada Februari mendatang. Said Aqil menanggapi pertanyaan wartawan soal apakah di acara munas itu warga NU akan diarahkan untuk mendukung pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Miftahul belum lama ini sempat berkunjung ke kediaman Ma'ruf di Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat. Pertemuan itu membahas acara-acara yang akan dilaksanakan NU.
Dalam pertemuan itu, Miftahul menyebut akan ada acara istigasah, yang akan digelar pada Februari dan Maret mendatang, yang waktunya bersamaan seperti dalam acara munas NU. Namun tidak diketahui apakah acara itu berlangsung secara bersamaan atau tidak.
"Kemungkinan kita akan mengadakan istigasah ya untuk karena ini pesan kiai-kiai sepuh kapan PBNU mengadakan istigasah, nah ini yang kita bicarakan tadi di samping melihat kesehatan beliau," kata Miftahul di kediaman Ma'ruf, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/1).
Ma'ruf Amin pun berkomentar saat dikunjungi Miftahul. Selain acara istigasah, disebutkan akan ada acara halaqah. Halaqah tersebut, kata Ma'ruf, sekaligus untuk menyosialisasi pencalonannya bersama capres Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019.
"Rencananya, mereka memang melakukan pertemuan halaqah-halaqah di seluruh Indonesia dalam rangka memantapkan dan memenangkan saya dan Pak Jokowi, capres-cawapres nomor urut 01, Intinya gitu," ungkap Ma'ruf.
Saksikan juga video 'Ma'ruf Amin Minta NU Kawal Pileg dan Pilpres 2019':
(nvl/nvl)












































