Pasca-Katrina, 7 Bocah Berkeliaran Mencari Orangtua
Rabu, 07 Sep 2005 15:45 WIB
Jakarta - Kisah-kisah kemanusiaan terus mengalir pasca-Katrina yang meluluhlantakkan kota New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat. Di salah satu titik evakuasi di pusat kota New Orleans, seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun berjalan dengan menggendong seorang bayi yang baru berumur 5 bulan.Anak laki-laki itu dikelilingi oleh lima balita lainnya seakan-akan dia adalah pemimpin mereka. Bocah-bocah itu saling bergandengan tangan. Tiga dari lima anak itu berusia 2 tahun. Sisanya adalah bocah perempuan berusia 3 tahun yang menggendong adik laki-lakinya yang baru berumur 14 bulan.Sungguh sebuah pemandangan yang mengharukan. Ketujuh anak itu berkeliaran tanpa orangtua yang menyertai mereka. Demikian seperti dilansir harian Australia, Sydney Morning Herald, Rabu (7/9/2005).Saat berada di markas operasi penyelamatan Baton Rouge, tujuh anak yang terpisah dari orangtua mereka itu langsung menarik perhatian. Terlebih lagi kepada sang bocah 6 tahun yang mengaku bernama Deamonte Love. Dia mengundang keheranan tim penyelamat. "Bagaimana anak usia 6 tahun bisa memimpin enam bocah?" tanya Pat Coveney, seorang anggota paramedis yang menaikkan anak-anak itu ke ambulans dan membawa mereka keluar dari New Orleans.Belum diketahui di mana orangtua balita tersebut. Sejauh ini, para orangtua yang selamat dari bencana banjir akibat badai Katrina, telah melaporkan sebanyak 220 anak hilang. Namun jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah. Demikian disampaikan Mike Kenner dari National Center for Missing & Exploited Children, organisasi yang membantu menyatukan kembali keluarga yang terpisah akibat terjangan Katrina.Serangan Katrina yang dahsyat juga telah menelan ribuan korban jiwa. Hingga saat ini belum ada angka pasti korban tewas. Namun diperkirakan jumlahnya bisa mencapai 10 ribu orang atau bahkan lebih.
(ita/)











































