detikNews
Kamis 03 Januari 2019, 09:16 WIB

Tahanan Tidur Bak Kelelawar, Komisi III: Pengguna Narkoba Direhab

Yulida Medistiara - detikNews
Tahanan Tidur Bak Kelelawar, Komisi III: Pengguna Narkoba Direhab Penjara overkapasitas. (Foto: Istimewa)
Jakarta - Overkapasitas memaksa penghuni Rutan Bagansiapiapi, Riau, tidur bak kelelawar. Anggota Komisi III DPR, Taufiqulhadi, mengatakan salah satu solusinya merevisi UU Narkotika dan mengatur pecandu narkoba direhabilitasi, sementara pengedar dilanjutkan proses hukum.

"Saya lihat tidak akan ada jalan keluar yang cepat untuk hal ini. Jalan keluar adalah jika revisi UU tentang Narkotika segera diselesaikan. Gagasan revisinya adalah sekaitan sejumlah norma," kata Taufiqulhadi saat dihubungi detikcom, Rabu (2/1/2019) malam.

Ia mengatakan, dalam UU Narkotika, disebutkan bahwa pengedar dan pengguna diproses hukum hingga tahap penuntutan. Menurutnya, revisi UU Narkotika yang akan dibahas DPR nantinya akan mengubah pecandu yang semula dilanjutkan proses hukum menjadi direhabilitasi.


"Dalam UU Narkotika sekarang lebih ditekankan pada penuntutan. Sementara, saya dengar, dalam UU yang akan direvisi, akan dipisahkan sama sekali antara pengguna dan pengedar. Pengedar akan dilanjutkan ke penuntutan, sementara pengguna akan direhabilitasi hingga sembuh di balai rehabilitasi narkoba. Sekarang tidak jelas. Semua dipenjarakan. Itulah sebabnya lapas penuh sesak dengan napi kasus narkoba," ujarnya.

Sementara itu, ia menilai anggaran negara bisa habis apabila pemerintah terus menerus membangun lapas untuk mengurangi overkapasitas, sementara penghuni penjara terus bertambah. Namun, jika tak dibangun, permasalahan overkapasaitas itu tak kunjung selesai.


"Ini dilema kita saat ini. Tidak mungkin negara akan membuat lapas terus-menerus. Lama-kelamaan negara ini penuh dengan lapas. Anggaran negara pun habis semua untuk membangun lapas. Persoalannya, kalau tidak dibangun, kita akan terus-menerus akan menyaksikan pemandangan yang tidak manusiawi lapas penuh sesak," ujarnya.

Berdasarkan data Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM, kapasitas Rutan Bagansiapiapi adalah 98 orang. Tapi faktanya rutan ini dihuni 810 orang atau melebihi kapasitas hingga 836 persen. Mereka akhirnya tiduran di sarung yang diikatkan di sel bak kelelawar.
(yld/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed