Jasa Raharja Pastikan Natalia Dapat Santunan

Jasa Raharja Pastikan Natalia Dapat Santunan

- detikNews
Rabu, 07 Sep 2005 14:25 WIB
Jakarta - Tiga penumpang tewas akibat ledakan Mandala Airlines tidak terdaftar dalam manifes penumpang. Mereka ternyata membeli tiket di calo. Bagaimana nasib asuransi mereka? Jasa Raharja memastikan penumpang yang membeli tiket lewat calo tetap akan mendapat santunan. "Ya tetap kita berikan," kata Kepala Humas Jasa Raharja Nasyir Hakam dalam perbincangan dengan detikcom per telepon, Rabu (7/9/2005).Sedikitnya tercatat tiga orang penumpang tewas yang tidak terdaftar dalam daftar manifes Mandala. Mereka yakni asisten dosen FEUI Natalia Magdalena dan ibunya, Ro'ida Lumbanraja, dan Adnan Djaya. Mereka menggunakan jasa calo untuk mendapatkan tiket Mandala. Dalam manifes penumpang, Lia menggunakan tiket atas nama Erick Novriandi, sedangkan ibunya atas nama Murtono. Sementara Adnan Djaya di manifes tertulis Agus Syahputra.Nasyir menjelaskan, syarat terpenting untuk mendapatkan asuransi yakni korban benar ada dan kecelakaan benar terjadi. UU nomor 33 tahun 1964 tentang dana kecelakaan penumpang menyebutkan, tiket yang dibayar setiap penumpang yang naik angkutan ikut meng-cover iuran Jasa Raharja. "Jadi apabila angkutan mengalami kecelakaan maka penumpang berhak mendapatkan santunan. Yang jadi masalah adalah terjadinya perbedaan nama penumpang. Ini nanti yang akan kita koordinasikan dengan Mandala," kata Nasyir.Untuk kasus Mandala, korban yang meninggal dunia akan mendapat santunan sebesar Rp 50 juta. Korban yang mengalami cacat tetap mendapat santunan maksimal Rp 50 juta. Sedangkan korban yang mengalami luka-luka akan mendapat penggantian biaya perawatan dan pengobatan maksimal Rp 25 juta. (iy/)


Berita Terkait