Diborgol KPK dan Pakai Rompi Oranye, Eni Saragih Malah Merasa Keren

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 02 Jan 2019 19:57 WIB
Mantan anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK mulai menerapkan pemborgolan bagi tahanan untuk setidaknya membuat malu. Namun seorang terdakwa malah merasa borgol yang dipakainya dari KPK sebagai sesuatu yang menarik.

"Ya kalau peraturannya seperti itu, harus saya jalani. Saya nikmati saja, pakai baju oranye (rompi tahanan KPK) Jakmania, keren," kata Eni Maulani Saragih di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2019).

Eni merupakan mantan anggota DPR yang dijerat KPK karena diduga menerima suap berkaitan dengan proyek PLTU Riau-1. Sebagai terdakwa, Eni mengaku memakai borgol dari rumah tahanan (rutan) sampai ke ruang tunggu terdakwa di pengadilan. Sedangkan saat menjalani persidangan, Eni memang tidak memakainya.



"Tadi pakai (borgol) sampai ke bawah (ruang tunggu terdakwa di pengadilan). Kalau ini kan daerah bebas," kata Eni.

Penerapan borgol itu memang dilakukan mulai KPK hari ini. Para tersangka yang menjalani pemeriksaan di KPK pun diborgol.

"Mudah-mudahan itu menjadi salah satu, di samping kita berharap perubahan terhadap UU kita, bisa saja kan melakukan sapu pasar, itu jadi salah satu ini bisa mengakibatkan agak sungkan agak malulah kalau melakukan korupsi," ucap Ketua KPK Agus Rahardjo mengenai penerapan borgol itu, Jumat (28/12/2018). (dhn/fjp)