Dia mengajak masyarakat menghormati presiden dan lembaga kepresidenan, juga peraturan-peraturan yang dibuat oleh para pendiri bangsa ini. "Kita hormati presiden yang ada, kita hormati lembaga kepresidenan dengan peraturan-peraturan yang telah dirintis oleh pendiri-pendiri bangsa ini," kata Habib Luthfi dalam sesi Wawancara Eksklusif detikcom yang tayang, Rabu, 2 Januari 2019.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Habib Luthfi: NKRI Sudah Syariah |
Kepada pihak-pihak yang selalu berteriak ganti bentuk NKRI, Habib Luthfi balik bertanya, "Tahun 1945 kita ada di mana, kontribusi kita apa?"
Karena generasi muda sekarang ini tak bisa berperan dalam merebut dan memperjuangkan kemerdekaan pada kurun 1945-1947, sudah semestinya meneruskan perjuangan para pahlawan itu. "Kita tinggal meneruskan, seandainya pohon ada benalu, ya cukup benalunya kita buang," papar Habib Luthfi.
Dia mengingatkan, membangun bangsa tidak semudah membalik telapak tangan. Sudah semestinya kebersamaan yang harus diangkat untuk saling mengisi kelemahan dan kekurangan masing-masing. (erd/jat)