Matikan Ponsel, Bila Tidak Ingin Pesawat Anda Celaka!
Rabu, 07 Sep 2005 13:59 WIB
Jakarta - Sudah saatnya para penumpang Indonesia segera mematikan telepon seluler (ponsel)-nya saat berada di dalam pesawat terbang. Jangan sampai penumpang lain jadi korban gara-gara ponsel Anda. Menghidupkan ponsel di pesawat sama saja mengancam nyawa Anda dan penumpang lain. Menggunakan ponsel di dalam pesawat terbang -- baik sedang mengudara maupun ketika pesawat sedang berada di darat -- berpotensi membahayakan keselamatan seluruh penumpang dan awak pesawat. Sejumlah kasus kecelakaan pesawat di beberapa negara sudah membuktikan hal itu. Anehnya, para penumpang Indonesia belum sepenuhnya menyadari hal ini. Sering ditemui banyak penumpang yang tetap asyik bertelepon ria atau ber-SMS saat pesawat sedang meluncur untuk take off. Mungkin banyak juga penumpang pesawat yang hanya menjadikan ponselnya silent. Bahkan, ada pula penumpang yang iseng-iseng menyalakan kembali ponselnya saat pesawat mengudara, hanya gara-gara melihat jam. Tampaknya, tingkah laku seperti itu sudah saatnya dihentikan mulai saat ini juga. Sebab, hal itu sangat membahayakan penerbangan. Bila ada penumpang yang bandel, perlu diberi sanksi tegas. Bukannya tidak mungkin kan? Banyak contoh di luar negeri yang patut ditiru Indonesia terkait pemberian sanksi ini. Di luar negeri, penumpang yang terbukti tidak mematikan ponsel bisa diberi sanksi berat. Sebagai contoh, tentara Arab Saudi divonis cambuk 70 kali karena kedapatan menyalakan ponsel di dalam pesawat. Selain itu, seorang teknisi Inggris pernah dijebloskan ke penjara selama setahun karena menolak permintaan pramugari British Airways untuk mematikan ponselnya. Berdasarkan peraturan Federal Aviation Administration (FAA), mengaktifkan ponsel di dalam pesawat terbang adalah pelanggaran hukum (ilegal). Pelakunya bisa dihukum atas dakwaan membahayakan keselamatan umum.Berdasarkan Aviation Safety Reporting System (ASRS), ponsel bisa mengakibatkan banyak gangguan penerbangan. Antara lain, VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar dan arah terbang bisa melenceng. Selain itu, ponsel juga akan mengganggu indikator HSI (Horizontal Situation Indicator), sistem navigasi, frekuensi komunikasi, indikator bahan bakar, sistem kemudi otomatis, dan arah kompas. Dengan banyaknya bahaya yang diakibatkan ponsel, tunggu apa lagi: matikan ponsel saat berada di dalam pesawat terbang! Jangan sampai keteledoran satu penumpang bisa melenyapkan nyawa semua penumpang.
(asy/)











































