Perebutan Berlanjut, Jenazah No. 21 Akan Dites DNA

Perebutan Berlanjut, Jenazah No. 21 Akan Dites DNA

- detikNews
Rabu, 07 Sep 2005 13:22 WIB
Jakarta - Diidentifikasikannya jenazah No. 21 sebagai Rohida Lumbanraja membuat keluarga Sitanggang lega. Namun keluarga Sitorus yang kecewa menjadi emosi dan menuntut dilakukannya tes DNA.Keputusan Tim Forensik Mabes Polri atas jenazah No. 21 hanya membuat perebutan jenazah berhenti sementara. Pertikaian kembali berlanjut dan malah semakin emosional.Keluarga Sitorus yang merasa kalah setelah sebelumnya mengklaim jenazah No. 21 merupakan jasad ibunya yang bernama Lince Sagala. Sementara Tim Forensik memutuskan jenazah No. 21 sebagai jasad Rohida Lumbanraja yang diklaim oleh keluarga Sitanggang.Keputusan itu didasarkan bukti yang diyakini 99 persen oleh Tim Forensik, yakni pencocokan sidik jari dengan barang bukti ijazah SMP tahun 1953. Sementara keluarga Sitorus tidak memberikan bukti apa pun.Begitu keputusan disampaikan, keluarga Sitorus pun emosi dan tetap bersikeras jenazah tersebut adalah jasad Lince Sagala. Salah seorang anggota keluarga Sitorus bahkan memarahi Tim Forensik dan mendesak agar segera dilakukan tes DNA.Dia juga sempat beradu mata dengan salah seorang anggota keluarga Sitanggang. Sorotan tajam matanya itu membuat anggota keluarga Sitanggang menangis dan lari ke luar dari RS Adam Malik, Medan, Rabu (7/9/2005)."Kami siap untuk melakukan tes DNA. Tapi untuk sekarang ini, keputusannya, jenazah No. 21 ini tetap akan diserahkan kepada keluarga Sitanggang. Jika nanti hasil tesnya lain, maka akan diserahkan ke keluarga Sitorus," kata anggota tim forensik Mabes Polri dr Darwis Rincing.Sementara salah seorang anggota keluarga Sitanggang kepada detikcom mengungkapkan kegembiraanya dengan keputusan tim forensik karena pencarian jenazah Rohida Lumbanraja sejak tragedi Mandala terjadi pada Senin 5 September telah menemui hasil."Sekarang kita akan membuat berita acara pengambilan jenazah. Kita akan membawanya bersama jenazah Natalia Magdalena Sitanggang (putrinya)," tutur dia.Rohida dan Natalia merupakan ibu anak yang menjadi penumpang pesawat Mandala yang jatuh di Medan. Keduanya mendapatkan tiket dari calo sehingga namanya tidak masuk dalam daftar penumpang, melainkan terdaftar dengan nama lain, yakni Martono dan Erik Novriandi.Jenazah Natalia sudah lebih dulu diidentifikasi. Natalia merupakan asisten dosen FE UI. Hingga pukul 13.00 WIB, jenazah Rohida maupun Natalia masih berada di RS Adam Malik untuk pengurusan berita acara pengambilan jenazah. (ary/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads