Kasubsi Sumber Daya Basarnas Banten Nono Warsono mengatakan korban bernama Jemah (45) dan Ida (42), yang saat longsor pada Selasa (2/12), berada di gubuk di TPST Cilowong. Keduanya tidak sempat menyelamatkan diri saat terjadi longsoran sampah.
"Dua korban ini pemulung. Dia ada di gubuk, dia kesapu sama sampah," kata Nono kepada wartawan di Taktakan, Serang, Banten (2/1/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evakuasi harus hati-hati karena kondisi tanah yang labil. (Bahtiar Rivai/detikcom) |
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Suherman menambahkan kedua korban masuk ke TPST Cilowong melalui jalur setapak. Evakuasi, menurutnya, harus dilakukan secara hati-hati karena kondisi tumpukan sampah yang labil.
"Kondisi masih labil dan dimungkinkan longsor susulan. Hujan evakuasi berhenti lagi," ujarnya.
TPST Cilowong berada di perbukitan Kecamatan Taktakan. TPST digunakan buat pengumpulan sampah untuk Kota Serang dan Kabupaten Serang. Setiap hari sampah seberat 900 kubik masuk ke daerah ini. Sedangkan pembuangan sampah ke TPST dihentikan dan dialihkan ke shelter sampah di Taktakan.
"Sementara sampah tidak masuk ke sini, kami alihkan ke shelter di bagian belakang TPST," ujar Sekdis Lingkungan Hidup Kota Serang Tendian di lokasi. (bri/aan)












































Evakuasi harus hati-hati karena kondisi tanah yang labil. (Bahtiar Rivai/detikcom)