Rumah Dihantam Mandala, Istri & Anak Luka, Rugi Rp 400 Juta

Rumah Dihantam Mandala, Istri & Anak Luka, Rugi Rp 400 Juta

- detikNews
Rabu, 07 Sep 2005 11:39 WIB
Medan - Tragedi Mandala terus menyisakan cerita sedih. Hendramon Munthee (29), pemilik rumah yang pertama dihantam Mandala, mengalami kesedihan itu. Akibatnya istri dan dua anak Hendra luka-luka, sementara karyawannya diperkirakan tewas.Tak hanya itu, Hendra juga memperkirakan tekor Rp 400 juta akibat kerusakan toko dan rumahnya yang dihantam pesawat bongsor jenis 737-200 itu. Hendra hanya bisa pasrah. Apalagi hingga kini belum ada pihak mana pun yang menghubunginya untuk mengganti kerugian itu."Ya kita serahkan saja bagaimana baiknya nanti. Namanya juga musibah," kata Hendra saat ditemui wartawan di rumahnya, Jalan Jamin Ginting No. 723, Medan, Rabu (7/9/2005). Hendra tengah membersihkan puing-puing dan sisa-sisa barang grosiran di tokonya.Rumah Hendra berada di Gang Jati, Jalan Jamin Ginting, yang letaknya persis di samping lampu pemandu pesawat. Saat Mandala meledak dam jatuh, rumah yang juga difungsikan sebagai toko itu menjadi bangunan yang pertama kali terhantam.Akibat hantaman itu, bangunan toko yang berada di depan rumah hancur. Sedangkan rumahnya rusak berat. Barang dagangan juga ikut terseret pesawat hingga rusak. "Uang tunai Rp 30 juta tak tahu di mana sekarang. Kerugian semua bisa mencapai Rp 400 juta," kata Hendra.Hendra mengaku saat kejadian itu dia sedang pulang kampung ke Karo. Begitu tahu ada musibah Mandala, Hendra langsung pulang. Dia tiba pada Selasa (6/9/2005) kemarin dan mendapati keluarganya telah dirawat di RS Elizabeth, Jalan Imam Bonjol, Medan.Istri Hendra, Masnaria Sinaga (27), kedua anaknya Anggraeni (2) dan Raimon (4 bulan) dan adik perempuannya Herlina Munthee (22) menderita luka-luka. Kondisi paling parah dialami Masnaria yang tertimpa bangunan. Kondisi mereka kini mulai membaik. "Karyawan saya Ali hingga sekarang tak tahu di mana. Mungkin telah meninggal," kata Hendra sedih. (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini