"Harapan kita ~ Pak Jokowi, Pak Prabowo & para elit politik (termasuk saya) bisa memberi contoh atas damai, jurdil & berkualitasnya pemilu kita," tulis SBY dalam akun Twitternya, @SBYudhoyono, pada pukul 08.40 WIB, Selasa (1/1/2018).
"Dlm kapasitas saya sebagai pemimpin Partai Demokrat (PD), saya minta restu rakyat Indonesia utk ikut berjuang dlm Pemilu Tahun 2019 ini," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dlm kapasitas saya sebagai pemimpin Partai Demokrat (PD), saya minta restu rakyat Indonesia utk ikut berjuang dlm Pemilu Tahun 2019 ini *SBY*
β S. B. Yudhoyono (@SBYudhoyono) 1 Januari 2019
Dia mengingatkan 2019 sebagai tahun pemilu. SBY mengajak semua pihak berkontribusi demi mewujudkan pemilu yang berlangsung jujur dan adil.
"Tahun 2019 ini juga 'tahun pemilu'. Marilah kita berkontribusi agar pemilu ini berlangsung damai, jujur & adil ~ 'peaceful, free & fair'," demikian ditulis SBY.
SBY kemudian berbicara soal kompetisi yang keras, terutama dalam pilpres. Menurut SBY, meski kompetisi berlangsung keras, tetap ada batasan yang harus diingat para peserta pemilu agar tidak menjadi contoh yang buruk bagi rakyat.
"Kompetisi memang 'keras', terlebih pemilihan presiden. Namun semua ada batasnya. Janganlah melampaui batas. Tak baik utk rakyat," ujarnya.
Simak juga video 'Pertemuan Prabowo - SBY Bahas Strategi Pemenangan':
(haf/fjp)











































