detikNews
Minggu 30 Desember 2018, 15:51 WIB

Anggotanya Mundur karena Isu Pencabulan, Dewas BPJS TK: Kami Apresiasi

Audrey Santoso - detikNews
Anggotanya Mundur karena Isu Pencabulan, Dewas BPJS TK: Kami Apresiasi Syafri Adnan Baharuddin (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan (Dewas BPJS TK), Poempida Hidayatullah, mengapresiasi keputusan rekan sekerjanya, yaitu Syafri Adnan Baharuddin, yang menyatakan mundur dari jabatannya. Poempida menilai langkah Syafri tepat, agar isu pencabulan yang mengarah kepadanya tidak mengganggu kinerja BPJS TK.

"Saya ingin berbicara atas nama saya pribadi tentunya, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan secara khusus dan juga mewakili institusi BPJS Ketenagakerjaan secara umum, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya terutama kepada Pak Syafri," kata Poempida dalam konferensi pers di Hotel Hermitage, Jalan Cilacap, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/12/2018).

"Saya mengapresiasi langkah pernyataan dari Pak Syafri untuk mundur, agar kemudian di dalam perjalanannya hal-hal proses hukum ini tidak mengganggu berjalannya kinerja BPJS Ketenagakerjaan ke depan," sambung Poempida.


Hidayat menganggap Syafri bersikap ksatria dalam menghadapi masalah dengan mantan stafnya itu.

"Ini suatu semangat dan tindakan yang sangat ksatria. Mari kita lihat proses hukumnya seperti apa nanti," ujar Poempida.

Poempida Hidayatullah (pegang mik).Poempida Hidayatullah (memegang mikrofon). (Ari Saputra/detikcom)


Syafri mengundurkan diri dari jabatan anggota Dewan Pengawas BPJS TK karena ingin berfokus menempuh langkah hukum terhadap mantan stafnya yang mengaku diperkosa. Syafri merasa difitnah.

Sebelumnya, seorang perempuan mengaku mengalami pemerkosaan selama bekerja kepada Syafri. Perempuan yang didampingi Ade Armando itu menceritakan bahwa dia diperkosa oleh Syafri sejak 2016.

"Saya korban kejahatan seksual oleh atasan saya. Saya tenaga kontrak, posisi asisten ahli Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan sejak April 2016," kata perempuan itu saat menceritakan kasus pelecehan seksual terhadapnya, Jumat (28/12).
(aud/tor)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com