Gagar Mayang & Kacang Hijau Agar Novi Tidak Tagih Pernikahan
Selasa, 06 Sep 2005 18:18 WIB
Jakarta -
Bunga gagar mayang menghiasi pemakaman pramugari Mandala Airlines Novi Maulana Shova sebagai simbol belum menikah. Butiran kacang hijau pun ditaburkan agar Novi tidak menagih pernikahan yang sudah direncanakan.Prosesi pemakaman Novi secara adat Jawa ini berlangsung di tempat pemakaman di Kampung Makrik, Kelurahan Pengasinan, Rawalumbu, Bekasi, pukul 16.00 WIB, Selasa (6/9/2005).Setibanya di lokasi pemakaman, peti jenazah Novi diturunkan dari mobil jenazah dengan ditandu 6 anggota TNI AL, yang merupakan rekan tunangan Novi, Lettu Edi Suntoro.Sejumlah keluarga dan kerabat Novi tak henti-hentinya menangis dan sesekali menjerit histeris. Begitu juga halnya dengan calon suami Novi yang sudah berencana menikah pada 13 November.Bahkan adik Novi, Sinta, saking tak kuat menahan sesak di dada karena sedih sampai jatuh pingsan saat peti jenazah Novi dimasukkan ke liang lahat.Prosesi pemakaman berlangsung sekitar satu jam dan berakhir pukul 17.00 WIB.Cincin TunanganAyah Novi, Muhammad Budiono, usai pemakamanan menuturkan, pencarian jenazah berlangsung selama 3 jam hingga pukul 23.00 WIB Senin kemarin di RS Adam Malik, Medan, Sumut."Jenazahnya sudah gosong, kita tahu itu adalah Novi berdasarkan jam tangan dan cincin tunangan yang ada tulisan Edi Suntoro," tutur Budiono.Dia mengaku tidak punya firasat apa pun akan kehilangan anak pertamanya itu. Dia pun mengaku hanya bisa pasrah dan menyerahkan semua yang terjadi kepada Yang Maha Kuasa."Untuk selanjutnya, kepada maskapai penerbangan apa pun, sebelum pesawat lepas landas, sebaiknya teknisi mengecek kembali kondisi pesawat," kata Budiono mewanti-wanti.
(sss/)










































