Tunangan Pramugari Novi Dipapah
Selasa, 06 Sep 2005 17:52 WIB
Jakarta - Air mata mengering di pipi dan tatapan mata Lettu Edi Suntoro pun kosong. Tak kuasa berjalan, dia pun dipapah saat mengantar sang tunangan ke liang lahat.Edi yang tampak nelangsa dan sangat terpukul ini dipapah 3 rekannya saat mengiringi jenazah pramugari Mandala Airlines Novi Maulana Shova menuju Masjid Al Ikhlas.Jenazah Novi yang tiba di rumah duka, Jl Penegak D Blok IV No 250 Perum Rawalumbu, Bekasi, pukul 14.40 WIB, Selasa (6/9/2005), diberangkatkan ke masjid berjarak sekitar 200 meter pukul 15.30 WIB untuk disalatkan.Saat salat jenazah dilakukan, Edi sempat oleng hampir mau pingsan. Anggota TNI AL itu kemudian akhirnya dipegang erat 2 rekannya di kanan-kiri agar bisa menyelesaikan salat jenazah.Usai salat jenazah, jenazah Novi dibawa ke tempat pemakaman di Kampung Makrik Kelurahan Pengasinan Rawalumbu Bekasi dengan mobil jenazah.Ratusan pelayat yang merupakan keluarga, kerabat dan warga tampak beriring-iringan ke lokasi pemakaman. Beberapa keluarga dekat Novi tak henti-hentinya menangis dan menjerit histeris, baik saat jenazah tiba di rumah duka hingga pemakaman.Sebenarnya tempat pemakaman hanya boleh dipakai untuk orang-orang Kampung Makrik, tapi karena ayah Novi merupakan salah seorang tokoh masyarakat di daerah Rawalumbu, maka jenazah Novi diperbolehkan dikebumikan di lokasi tersebut.
(sss/)











































