Banjir di Bima NTB Mulai Surut

Harry - detikNews
Sabtu, 29 Des 2018 08:23 WIB
Banjir di Bima, NTB, mulai surut. (Foto: dok. BPBD Bima)
Bima - Banjir yang merendam permukiman warga dan sejumlah fasilitas umum di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai surut. Tidak ada korban jiwa dan kerusakan akibat banjir musiman tersebut.

"Tidak ada korban jiwa. Banjir hanya merendam permukiman dalam waktu sesaat. Tidak menimbulkan kerusakan yang signifikan, hanya material lumpur dan pasir-batu gunung yang terhampar di jalan lintas Desa Labuan Kananga via Pasar Desa Labuan Kananga ke arah laut yang menjorok menghadap ke Pulau Satonda," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Muhammad Taufik Rusdi saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (29/12/2018).


Taufik menjelaskan banjir disebabkan intensitas hujan yang cukup lebat sejak Jumat (28/12/2018) sore sekitar pukul 14.20 hingga 16.00 Wita.

Akibatnya, sungai yang mengalir ke arah laut kapasitasnya tidak mampu lagi menampung debit air. "Alur sungai kecil. Banjir tersebut berdasarkan catatan tiap tahun selalu terjadi," imbuhnya.

BPBD Bima menyebut tidak ada korban jiwa dan kerusakan akibat banjir.BPBD Bima menyebut tidak ada korban jiwa dan kerusakan akibat banjir. (Foto: dok. BPBD Bima)


Menurut Taufik, petugas BPBD mengalami kesulitan mengecek lokasi banjir karena faktor jarak tempuh sekitar 200 kilometer dari Kecamatan Woha, yakni pusat administrasi Kabupaten Bima menuju Kecamatan Tambora, terutama jalan menuju Desa Labuan Kananga kondisinya kurang baik.

Taufik mengatakan alih fungsi lahan dan pembabatan hutan secara ilegal juga jadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah tersebut. "Berbicara keadaan hutan, semakin hari kondisinya semakin memprihatinkan. Saluran air juga kecil," ujar Taufik. (aan/aan)