Topan Katrina Timbulkan Stres dan Depresi bagi Warga AS

Topan Katrina Timbulkan Stres dan Depresi bagi Warga AS

- detikNews
Selasa, 06 Sep 2005 15:59 WIB
Jakarta - Pemandangan mengerikan dari mayat-mayat yang mengambang, penderitaan pengungsi dan kerusakan parah akibat topan Katrina menimbulkan stres dan depresi bagi warga AS yang selamat dari bencana alam itu. "Saya pikir ini akan menjadi proses yang sangat sulit. Menurut saya jumlah korban kejiwaan akan besar," ujar Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Michael Chertoff.Ribuan orang dikhawatirkan tewas di New Orleans, kota di AS yang paling parah terkena amukan Katrina. Begitu dahsyatnya bencana ini sehingga ribuan warga AS yang menyaksikan peristiwa ini ataupun mereka yang selamat, dikhawatirkan akan mengalami gangguan emosional."Sangat wajar untuk merasa cemas atau tertekan pada saat ini, namun penting bagi setiap individu untuk mewaspadai gejala-gejala yang bisa mengindikasikan masalah yang lebih serius," ujar Debra Wentz, pimpinan Asosiasi Badan Kesehatan Mental New Jersey (NJAMHA).Gejala-gejala stres yang perlu diwaspadai itu termasuk kehilangan selera makan, sulit tidur, terus-terusan bermimpi buruk, kehilangan konsentrasi, keringat berlebihan dan badan gemetar serta merasa ketakutan tanpa alasan ataupun perasaan tak berdaya.Sejumlah anggota tim penyelamat yang dikerahkan untuk menolong warga yang terjebak banjir besar di New Orleans, misalnya, mulai menunjukkan tanda-tanda trauma. Ini dikarenakan mereka harus 'melahap' pemandangan mengerikan dari mayat-mayat yang bergelimpangan di jalan.Bahkan akibat depresi, ada yang melakukan bunuh diri. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (6/9/2005)."Beberapa petugas pemadam kebakaran dan perwira polisi sangat trauma. Dan kami bahkan sudah mendengar dua kasus bunuh diri," tukas Walikota New Orleans Ray Nagin."Mereka telah menangani kota ini bersama-sama selama tiga atau empat hari, dan jumlah korban terlalu banyak bagi mereka," imbuh Nagin.Sejauh ini belum ada data resmi dari pemerintah Washington mengenai jumlah korban tewas akibat topan Katrina. Namun pejabat-pejabat AS menaksir, korban tewas bisa mencapai 10 ribu orang, atau mungkin lebih. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads