DetikNews
Selasa 06 September 2005, 15:31 WIB

Raja Inal Siregar Dimakamkan, Sang Istri Terpaksa Dipapah

- detikNews
Raja Inal Siregar Dimakamkan, Sang Istri Terpaksa Dipapah
Medan - Yuniar Pane tak kuasa menahan haru saat pemakaman suaminya Letjen TNI (Purn) Raja Inal Siregar di Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan, Jl. Sisingamangaraja, Medan. Dia bahkan terpaksa dipapah anaknya saat beranjak keluar dari areal pemakaman.Pemakaman Raja Inal Siregar dilakukan dengan upacara militer yang dipimpin Panglima Kodam I\/Bukit Barisan Mayjen TNI Tritamtomo. Raja Inal merupakan salah satu dari 150 korban tewas akibat jatuhnya pesawat Mandala Airlines di Jl. Jamin Ginting, Medan, Senin (5\/9\/2005) kemarin. Tampak hadir dalam pemakaman Raja Inal, antara lain Ketua DPRD Sumut Abdul Wahab Dalimunthe, para perwira menengah Kodam I\/Bukit Barisan, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.Pemakaman yang dihadiri sekitar 1.000 pelayat ini, mengakibatkan ruas jalan Sisingamangaraja yang semula dua arah, dijadikan satu arah untuk kebutuhan tempat parkir kendaraan pengantar jenazah. Polisi dan polisi militer tampak mengatur lalu lintas. Usai pemakaman, Ketua DPRD Abdul Wahab Dalimunthe menyatakan, Raja Inal Siregar dikenal sebagai sosok bersahaja yang konsisten dan tegas dalam menjalankantugas. Raja juga dikenal penuh dengan ide-ide yang brilian. Hal itulah yang membawa Raja terpilih menjadi gubernur selama dua periode 1988-1993 dan 1993-1998.Pernyataan senada juga disampaikan Sofyan Nasution, Asisten III Bidang Pembinaan Hukum dan Sosial Pemprov Sumut. Sofyan yang sempat menjabat Kepala Dinas Pariwisata Sumut semasa Raja Inal menjabat gubernur menyatakan, ketegasan Raja Inal memang sudah diketahui umum.\\\"Namun di balik ketegasannya, Raja Inal justru sosok yang lembut. Terbukti masyarakat mengenalnya sebagai pribadi yang peduli terhadap pembangunan pedesaanmelalui programnya Marsipature Hutanabe, membangun kampung sendiri,\\\" kata Sofyan Nasution. Raja Inal Siregar di Medan pada 5 Maret 1938. Putra pasangan Kario Siregar dan Rodiah Harahap ini lulus Akademi Militer Tahun 1961. Raja Inal Siregar menyelesaikan pendidikan SD sampai SMA di beberapa tempat di Sumut dan Sumbar. Karier militernya dimulai di Desa Ampat, Kalimantan Tengah. Berbagai jabatan pun pernah didudukinya, antara lain sebagai Komandan Kompi (Danki) Yonif B Purwokerta (1965-1967), Karo Ops. Kowanda Ujungpandang (1967-197), Waas Intel Kodam II\/BB (1975-1978), Asisten Intel Kodam I\/Iskandar Muda (1978-1982).Kemudian Asisten Kodam IV\/Siliwangi (1982-1983), Kasdam II\/BB (1983-1984), Pangdam XIII\/Merdeka (1984-1985), Pangdam III\/Siliwangi (1985-1988), Gubernur Sumatera Utara (1988-1999) dan terakhir menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sejak 2004 sampai akhir hayatnya. Dia meninggalkan empat orang anak, Hotmaria Siregar, Riri Rosalina Siregar, Yuriandi Siregar dan Siri Yulita Siregar, serta tiga orang cucu.


(asy/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed