DetikNews
Kamis 27 Desember 2018, 14:40 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Pelayaran Masih Aman

Rolan - detikNews
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Pelayaran Masih Aman Penampakan Gunung Anak Krakatau usai tsunami (Foto: dok. Susi Air)
Jakarta - Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas sehingga masuk dalam level III atau siaga. Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan pelayaran aman dilakukan asal rute yang diambil tak terlalu dekat dengan Gunung Anak Krakatau.

"Kapal laut, kalau nggak lewat kompleks Krakatau, nggak apa-apa. Kapal lautnya kan berlayar di antara Pulau Rakata dan Anyer itu loh di tengah-tengahnya, masih oke lah (untuk berlayar), aman," kata Sekretaris Badan Geologi Kementerian ESDM, Antonius Ratdomopurbo, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2018).


Antonius mengatakan peningkatan aktivitas gunung yang ada di Selat Sunda ini juga tidak berdampak pada penerbangan. Dia mengatakan pihaknya akan memberi peringatan terjadinya erupsi.

Selanjutnya informasi juga akan disampaikan BMKG. "Untuk penerbangan, saya kira kita memberikan warning saja bahwa ada gunung meletus. Nanti deteksinya ada di BMKG satelit abunya," ucap Antonius.


Setelah memasuki status siaga, ditentukan batas aman bagi masyarakat ialah 5 km dari puncak gunung. Antonius mengatakan hal itu untuk mengantisipasi dari lontaran material yang keluar dari kaldera.

"Pertimbangan mengapa 5 kilo, sebenarnya yang mengancam dari Anak Krakatau langsung itu adalah lontaran material prinsipnya. Dan kita memantau frekuensinya lebih kecil dari sebelumnya, artinya apa? Kawahnya sedikit membesar, kalau itu membesar ya kita naikkan statusnya," tuturnya.
(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed