Lipi: Kesiapsiagaan Indonesia Hadapi Bencana Perlu Ditingkatkan

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 27 Des 2018 12:40 WIB
Foto: LIPI nilai kesiapsiagaaan Indonesia hadapi bencana perlu ditingkatkan (Matius-detik)
Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memberikan pemaparan hasil penelitian dari beberapa lokasi setelah terkena bencana. LIPI menilai kesiapsiagaan penduduk Indonesia terhadap bencana masih perlu ditingkatkan.

Berdasarkn penelitian di Surabaya, Medan, dan Jambi, LIPI memetakan ada 5 parameter kesiapsiagaan yang perlu ditingkatkan oleh penduduk Indonesia. 5 parameter itu meliputi pengetahuan, peringatan dini, pemenuhan kebutuhan dasar, peringatan, dan mobilisasi sumber daya.

"Jadi gimana ya, kepedulian terhadap bencana itu masih.., jadi memang kepedulian itu ya yang harus ditingkatkan lagi, kita tau berada di rawan bencana, kita harus siap siap," kata Perwakilan Peneliti Ekologi Manusia LIPI, Deny Hidayati kepada wartawan di Gedung LIPI, Kuningan Barat, Mampang Perapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018).



Deny juga menilai masih kurangnya kesiapsiagaan Indonesia berdasarkan bencana yang terjadi akhir akhir ini. Dirinya melihat realita saat bantuan pemerintah belum bisa masuk karena keterbatasan akses dan masyarakat yang tidak punya stok makanan cadangan.

"Jadi masyarakat di lokasi (bencana) itu harus mempersiapkan diri, kalau sudah kebiasaan lokal kita, budaya kita yang baik kita angkat lagi, paling tidak penduduk yang terkena bencana bisa makan sambil menunggu bantuan," jelas Deny.



Menanggapi ini, Deny memaparkan contoh kesiapsiagaan saat kejadian banjir di Jambi. Menurutnya masyarakat Jambi cenderung sudah siap secara mandiri ketika banjir melanda.

"Kalau di desa Jambi karena kesiapsiagaan mereka sudah mandiri, begitu banjir mereka gabisa tanam padi, mereka ada simpanan untuk saat banjir itu dijual dan dimanfaatkan, kendaraan mereka juga standby perahu," ucap Deny.

"Bagusnya di sana itu juga mereka leasson learned terhadap bencana, mereka bisa manfaatkan banjir untuk peluang ekonomi lain," sambungnya.

Maka dari itu, Deny menegaskan penduduk Indoensia harusnya mulai mempersiapkan 5 parameter kesiapsiagaan. Menurutnya penduduk Indonesia harus mulai berhenti terlalu bergantung pada pemerintah.

"Kesiapsiagaan mandiri itu menjadi hal penting, kalau kita hanya andalkan pemerintah ya seperti ini jadinya, masyarakat harus bangkit, harus berupaya juga, makanya jangan tergantung banget sama pemerintah," ujar Deny.


Saksikan juga video 'BNPB Sebut Indonesia Rawan Bencana Saat Pemilu 2019':

[Gambas:Video 20detik]

(rvk/rvk)