Pemerintah akan Relokasi Permukiman di Pandeglang yang Kena Tsunami

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 26 Des 2018 16:13 WIB
Foto: Mensos temui pengungsi di Tanjung Lesung (Bahtiar-detikcom)
Foto: Mensos temui pengungsi di Tanjung Lesung (Bahtiar-detikcom)
Pandeglang - Pemerintah akan merelokasi permukiman di sepanjang pesisir khususnya yang rawan terdampak tsunami di pesisir Anyer sampai ke Sumur, Pandeglang. Prioritas akan diberikan pada bangunan yang hancur akibat tsunami pada Sabtu (22/12) lalu.

"Prioritas yang sekarang yang sudah rusak karena bencana tsunami," kata Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita kepada wartawan di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Rabu (26/12/2018).



Katanya, relokasi ini memang sebaiknya dilakukan pada seluruh rumah yang ada di jalur rawan bencana tsunami di Banten. Tapi sebelumnya, rencana relokasi ini akan dibicarakan bersama pemerintah daerah dan kementerian terkait.

"Untuk penyempurnaan jangka panjang akan
lebih baik seluruh rumah yang ada di jalur rawan bisa kita relokasi," paparnya.

Tapi, ia melanjutkan rencana relokasi dan rehabilitasi ini akan dilakukan setelah periode 14 hari tanggap darurat bencana di Pandeglang selesai. Berapa jumlah pemukiman yang akan direlokasi, pemerintah menunggu data dari Pemda setempat.



"Setelah tanggap darurat masuk ke tahap rekontruksi dan rehabilitasi. Ada tanggung jawab semua kementerian. Untuk rekontruksi kewenangan PUPR, perumahan yang rusak akan jadi tanggung jawab pemerintah," katanya.


Saksikan juga video 'Lokasi Tsunami di Pandeglang Terendam Banjir':

[Gambas:Video 20detik]

(bri/rvk)