Danpuspomad: Saya dan Letkol Dono Teman Dekat, Sesama Alumni 1987

Adhi Indra P - detikNews
Rabu, 26 Des 2018 15:24 WIB
Danpuspomad Mayjen TNI Rudi Yulianto (Adhi Indra/detikcom)
Bogor - Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto bercerita soal sosok Letkol Dono Kuspriyanto yang tewas ditembak oleh Serda Jhoni Risdianto. Dia mengatakan Dono dan dirinya sama-sama alumni akmil 1987.

"Ya otomatis saya sebagai Danpuspomad, sebagai teman dekat karena almarhum dengan saya sama-sama alumni 1987, sehingga itulah yang kita tidak bisa pungkiri," kata Rudi di Taman Makam Bahagia Dreded, Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/12/2018).


Dia mengatakan tugas terakhir Letkol Dono seperti di reskrim kepolisian. Letkol Dono bertugas mengumpulkan keterangan dari prajurit yang diduga melakukan pelanggaran.

"Ya beliau itu kalau seperti di polisi itu, sebagai reskrim. Beliau kan mengumpulkan keterangan-keterangan, tentang prajurit-prajurit TNI yang melakukan pelanggaran-pelanggaranlah, seperti itu," ucapnya.

Selain soal sosok Letkol Dono, Rudi menjelaskan pesan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa saat melayat. Menurutnya, Andika menginstruksikan semua pihak mengikuti penyidikan dengan baik.


"Hanya memberikan arahan, ikuti proses penyidikan dengan baik, seperti itu arahan beliau," jelasnya.

Rudi juga bicara soal kemungkinan Letkol Dono mendapat kenaikan pangkat. "Saya kira, kenaikan pangkat itu sudah ada aturannya ya, saya kira tidak menjawab seperti itu. Tetapi aturan aturan itu ada sebenarnya," tuturnya.

Letkol Dono Kuspriyanto tewas dalam peristiwa penembakan di Jatinegara pada Selasa (25/12) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku penembakan, Jhoni, yang diketahui sebagai rekan sesama TNI, telah ditangkap dan kasus ini ditangani POM TNI.


Saksikan juga video 'Serda Jhoni Terancam Dipecat dari TNI dan Penjara 15 Tahun':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/fjp)