Semua Penumpang Garuda Selamat, Mensos Baik-Baik Saja
Selasa, 06 Sep 2005 10:31 WIB
Jakarta - Syukurlah semua penumpang Garuda Indonesia yang mengalami rusak mesin dan terpaksa mendarat darurat di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, selamat. Mereka tak menderita luka sedikit pun. Dirjen Bantuan Sosial Amrun Daulay yang ikut naik pesawat itu menuturkan, semua penumpang yang jumlahnya 82 orang hanya mengalami trauma kecil. Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah yang ikut naik pesawat itu juga baik-baik saja."Mensos baik-baik saja. Barusan diwawancarai reporter televisi," kata Daulay dalam perbincangan dengan detikcom via telepon, Selasa (6/9/2005). Mensos dan rombongan terbang ke Medan, Senin (5/9/2005) kemarin untuk melayat Gubernur Sumatera Utara Rizal Nurdin yang meninggal akibat kecelakaan Mandala Airlines. Mensos kemudian bertolak ke Jakarta dari Bandara Polonia Medan dengan naik Garuda nomor 181. Pesawat yang membawa Mensos take off sekitar pukul 07.00 WIB. Tak dinyana baru sekitar 40 menit melayang, mesin pesawat mengalami kerusakan. "Tiba-tiba terdengar suara seperti balon pecah. Suaranya keras. Lalu pesawat oleng," tutur Dulay. Penumpang lalu bertanya kepada kru pesawat apa yang terjadi. Kru setelah bertanya kepada pilot menjelaskan mesin di sayap kanan pesawat rusak. Pilot Garuda, Sonni Bagus, kemudian memutuskan menerbangkan pesawat secara manual. Namun pesawat masih oleng sehingga diputuskan mendarat darurat di bandara terdekat yaitu di Pekanbaru.
(iy/)











































