Dusss...!!! Mesin Pesawat Garuda Pun Mati di Udara
Selasa, 06 Sep 2005 10:29 WIB
Jakarta - Blarr dusss...!!! Jantung para penumpang pesawat Garuda GA 181 pun berdegup kencang mendengar bunyi ledakan kecil setelah 40 menit mengudara. Sebanyak 73 penumpang kelas ekonomi dan 9 penumpang kelas bisnis panik. Setelah bunyi ledakan kecil dan desis, ada bunyi kresek-kresek. Pesawat pun melayang-layang. Penumpang panik dan bertanya-tanya. Ada juga yang komat-kamit berdoa. Dalam situasi tegang, kemudian terdengar suara pilot Kapten Soni Bagus memberikan penjelasan lewat pengeras suara di dalam kabin. "Pilot memberikan penjelasan mesin pesawat mati sebelah. Ia meminta penumpang tetap tenang, karena pilot sudah menguasai keadaan," tutur anggota Komisi V DPR Azwar Anas yang berada di dalam pesawat Garuda GA 181, saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (6/9/2005).Anas mengaku bersama dengan 5 anggota Komisi V lainnya baru saja mengunjungi lokasi kecelakaan pesawat di Medan. Empat anggota DPR lainya adalah Nirwan Amir (Partai Demokrat), Hutauruk (Partai Golkar), Putra Jaya dan Hadi Jamal dari PAN.Pujian kepada pilot Garuda disampaikan Anas, karena dengan cepat, pilot memberitahukan apa yang terjadi kepada penumpang dan memberitahukan langkah-langkah yang diambil. "Mesin kanan mati, dan pilot segera mengambil keputusan mendarat darurat di bandara terdekat. Akhirnya, pesawat mendarat dengan manual di bandara Pekanbaru," kata Anas.
(jon/)











































