detikNews
Senin 24 Desember 2018, 23:34 WIB

Selidiki Tsunami, Para Ahli akan Survei Gunung Anak Krakatau

Rina Atriana - detikNews
Selidiki Tsunami, Para Ahli akan Survei Gunung Anak Krakatau Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Desember 2018 (Foto: dok. Susi Air)
Jakarta - Sejumlah petinggi kementerian/lembaga sempat menggelar rapat di kantor Kemenko Kemaritiman terkait musibah tsunami di Selat Sunda. Salah satu hasilnya adalah akan dikirim tim ahli untuk menggelar survei geologi ke Gunung Anak Krakatau.

"Sekarang mau kita bikin kapal mau lihat ke sana belum bisa kan karena cuaca masih jelek, mungkin (dapat diberangkatkan) setelah tanggal 25 Desember, mungkin 27 atau 28, pakai Kapal Baruna Jaya untuk lihat lagi peta di bawah lautnya," jelas Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (24/12/2018).


Tim akan melakukan survei geologi kelautan dan bathymetry di kompleks Gunung Anak Krakatau. Tim ahli yang dikirim berasal dari berbagai instansi, seperti BPPT, LIPI, BMKG, BIG, Lapan, Pushidros TNI-AL, dan Kementerian ESDM.

Tim ahli akan berangkat ke lokasi apabila keadaan sudah aman dan memungkinkan. Selain survei 'jalur' laut, tim ahli akan melakukan konfirmasi citra satelit resolusi tinggi oleh Lapan dan survei udara oleh BPPT,

"Ini bukan tsunami karena gempa vulkanik, tapi karena longsor seluas 64 hektare dari Gunung Anak Krakatau," tutur Luhut.


Jumlah korban tewas akibat tsunami yang menerjang Banten dan Lampung dilaporkan mencapai 373 orang. Sebanyak 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi.
(rna/abw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed