Sebelum Tsunami, Wisatawan Padati Carita untuk Lihat Erupsi Krakatau

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 24 Des 2018 14:30 WIB
Foto: Sadeli (34) warga Sukarame (Bahtiar-detikcom)
Foto: Sadeli (34) warga Sukarame (Bahtiar-detikcom)
Pandeglang - Sadeli (34) warga Sukarame, Carita sempat menikmati pemandangan erupsi gunung Anak Krakatau sebelum tsunami datang di bibir pantai. Malam itu, Sabtu (22/12) gunung yang berada di Selat Sunda tersebut memang terlihat jelas memerah dan di atasnya juga terdapat bulan purnama.

Dia mengatakan Anak Gunung Krakatau memang tampak jelas jika cuaca sedang cerah. Kadang-kadang saat erupsi, warga biasa menyaksikan api pijaran dari Krakatau. Ditambah pos pemantaua gunung berapi ini memang ada di Pasauran desa tetangga.

Malam itu, sebelum tsunami datang, ia cerita persis sedang di pantai Pondok Ceri, Carita. Ada sekitar puluhan wisatawan yang juga sedang menikmati pantai. Tapi menurutnya, tiba-tiba ombak mencurigakan datang. Air pun pasang sampai ke daratan daratan.



"Anak Krakatau emang kelihatan kalau malam merahnya (erupsinya). Malam itu saya duduk di bibir pantai, setelah itu ada ombak denger bunyi gemuruh langsung lari," kata Sadeli saat berbincang dengan detikcom, Carita, Pandeglang, Senin (24/12/2018).

Karena tahu bahwa air makin pasang, ia pun lari menyelamatkan diri menggunakan kendaraan roda dua. Wisatwan lain di pantai tersebut juga diminta cari lokasi aman di perbukitan.

"Langsung loncat langsung ngegas motor sambil ngasih tahu warga langsung naik ke atas bukit," paparnya.



Tonton video 'Potret Pantai Anyer Pasca-Tsunami':

[Gambas:Video 20detik]

(bri/rvk)