"Saya ini menyangkut di atas pohon randu," kata nelayan bernama Khatam (26) ketika ditemui di Puskesmas Panimbang, Pandelang, Banten, Minggu (23/12/2018).
Awalnya Khatam mengaku bersama lima saudaranya berada di atas kapal untuk mencari ikan pada Sabtu (22/12) malam. Tiba-tiba dari arah laut muncul ombak besar yang menghantam kapalnya itu.
"Kelempar saya, kebawa air, kira-kira sekitar ada 500 meter (terseret)," kata Khatam.
Khatam mengaku mengalami luka di bagian pinggul dan kaki. Khatam menyebut kelima saudaranya ada yang meninggal, ada pula yang belum ditemukan.
"Kayak ada yang ketusuk (di bagian pinggang)," ujar Khatam.
"Saya enam orang bersaudara, dua lagi tewas dan satu lagi belum ketemu," imbuhnya.
Khatam mengaku setelah tersangkut di pohon langsung mengevakuasi dirinya ke arah rumah yang berjarak 3 kilometer. Setelahnya, dia dibawa kakaknya ke puskesmas.
Simak Juga 'Penampakan dari Udara Pasca-Tsunami Anyer':
(fai/dhn)











































