"Debat itu kan kita sudah ada tim ya yang membantu, kita kalau ditanya siap apa tidak melakukan debat ya harus siap karena di kita ada timnya yang juga ikut menyiapkan untuk melakukan debat," ujar Ma'ruf kepada wartawan di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/12/2018).
Ma'ruf akan menjalani debat perdana pada 17 Februari 2019 dengan tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. Ia akan berhadapan dengan cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Debat 30 Maret mengangkat tema ideologi, pemerintahan dan keamanan, serta hubungan internasional. Sedangkan debat pamungkas mengambil tema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, perdagangan, serta industri.
Menghadapi Sandiaga, Ma'ruf mempersiapkan materi pada isu ekonomi. Apalagi Sandiaga juga berlatar belakang sebagai pengusaha.
"Persiapan Pak Kiai khususnya menghadapi isu ekonomi, mengingat cawapres penantang kan pengusaha. Persiapannya kita kan ada dua kali presiden, dua kali presiden dengan wapres dan satu kali wapres dengan wapres," ucap Ma'ruf.
Menurut Ma'ruf, dia tidak terlalu sulit mempersiapkan isu ekonomi. Program mengenai ekonomi sudah dipersiapkan dalam Nawacita jilid II yang diusung Jokowi-Ma'ruf.
"Nawacita II itu bagaimana memaksimalkan, maximize, daripada apa yang sudah kita lakukan menyangkut masalah ekonomi, pendidikan, tenaga kerja, hukum, semuanya sudah ada," kata guru besar bidang ekonomi syariah ini.
Foto: Andhika Akbaryansyah/detikcom |
Simak Juga 'Ma'ruf Amin Minta NU Kawal Pileg dan Pilpres 2019':
(dkp/dkp)












































Foto: Andhika Akbaryansyah/detikcom