Wawancara Eksklusif Hari Ibu

Pesan Ibunda yang Iringi Perjalanan Politik Anies Baswedan

Hestianingsih - detikNews
Sabtu, 22 Des 2018 16:59 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan bersama ibunda Aliyah. (Foto: dok. Anies Baswedan)
Jakarta - Aliyah Rasyid, ibunda Anies Baswedan, punya pesan yang disampaikan ke sang anak ketika akan menapaki jalan di dunia politik hingga kini menjadi Gubernur DKI Jakarta. Aliyah selalu mengingatkan Anies menjaga amanah dan berpegang pada kebenaran.

"Kami mengharap Anies dapat menjaga amanah yang dipercayakan kepada Anies karena ini bukan hal yang mudah, tantangannya besar. Banyak yang harus dihadapi, tidak semua orang mendukung sehingga harus mampu menghadapi semuanya," kata Aliyah kepada detikcom saat wawancara eksklusif Hari Ibu yang ditayangkan pada Sabtu (22/12/2018).


Selama membesarkan Anies, perempuan berusia 78 tahun ini selalu menanamkan nilai-nilai disiplin hingga kerja keras. Aliyah juga terus-menerus mengingatkan Anies untuk berpegang pada Allah SWT.

"Selalu berpegang pada Allah SWT, insyaallah Allah akan membantu kalau kita berbuat baik. Hanya jangan sampai menyimpang dari hal-hal yang tidak mendapat ridho Allah. Ridho Allah dipegang betul. Segala langkahnya berpegang pada kebenaran, nilai-nilai positif," ucap Aliyah.


Aliyah terus mendukung Anies dan berharap Gubernur DKI itu terus menjaga amanah yang tengah dipercayakanAliyah terus mendukung Anies dan berharap Gubernur DKI itu terus menjaga amanah yang tengah dipercayakan. (Ari Saputra/detikcom)

"Itu yang saya pesankan jangan sampai amanah ini menjadi hal yang melupakan kebenaran, nilai-nilai yang sudah tertanam," sambungnya.

Sang ibu menilai Anies tidak pernah berubah selama menjabat Gubernur DKI, dalam arti tetap perhatian kepadanya. Hal itulah yang menjadi kebanggaan bagi Aliyah.

"Yang membanggakan justru Anies itu nggak berubah kalau menurut saya. Nggak berubah artinya perhatiannya tetap. Hanya sekarang tugasnya lebih berat. Hal-hal yang dulunya bisa bersama-sama, sekarang tidak lagi karena kesibukannya," tutur guru besar emeritus Universitas Negeri Yogyakarta ini.


Saat ini, sederet kepala daerah 'bandel' sudah diciduk KPK lewat operasi tangkap tangan. Menurut Aliyah, mereka yang korupsi, termasuk kepala daerah, adalah orang yang berpikiran pendek. Dia juga punya keyakinan Anies tidak akan tergiur untuk melakukan korupsi.

"Jadi saya insyaallah apa-apa yang telah ditanamkan, tata nilai kepada Anies mudah-mudahan bisa menjadi pegangan untuk tidak tergiur melakukan hal itu. Ya itu karena sudah terbiasa hidup sederhana, tidak terlalu tinggi tuntutannya, keluarga juga begitu, dan kita berpikirnya jangka panjanglah. Kalau orang korupsi itu berpikirnya sangat jangka pendek. Seketika itu memang menguntungkan tapi pasti akan ada buntutnya yang cukup panjang yang akan merugikan bukan hanya dirinya, keluarga dan juga barangkali turunan-turunannya," ungkap Aliyah.



Tonton juga 'Cerita Sang Ibu Membesarkan Anies Baswedan':

[Gambas:Video 20detik]

(imk/jbr)