Kota Malang Dapat Dana Kompensasi BBM Rp 1,75 M
Senin, 05 Sep 2005 20:46 WIB
Malang - Meski terbilang telat, pengucuran dana kompensasi akibat naiknya BBM pada Maret lalu mulai ada titik cerah. Pembangunan kawasan pedesaan di Kota Malang, Jawa Timur, dipastikan berlanjut kembali. Pemerintah pusat menjanjikan mengucurkan dana kompensasi BBM Rp 1,75 miliar pada awal bulan September ini.Masing-masing desa atau kelurahan akan mendapatkan dana kompensasi pengurangan subsidi BBM Rp 250 juta. Dana tersebut nantinya dipakai untuk pembangunan jalan, jembatan, air bersih serta irigasi."Dana ini untuk mengurangi beban biaya hidup masyarakat miskin di pedesaan atau kelurahan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan trasportasi, air minum dan irigasi", kata Kepala Bidang Prasarana Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang, Djarot Adi Sulistio kepada wartawan di Balai Kota Malang, Jalan Tugu, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (5/92005).Dari 57 desa dan kelurahan di Kota malang yang diajukan untuk mendapatkan dana tersebut, hanya 7 desa/kelurahan yang disetujui. Ketujuh desa tersebut berlokasi di Kecamatan Lowokwaru, Klojen dan Kedungkandang. " Desa/kelurahan yang mendapatkan dana kompensasi tersebut akan memanfaatkannya untuk membangun jalan, jembatan dan air bersih," tambah Djarot.Pembangunan infrastruktur di 7 desa/kelurahan tersebut, ditargetkan akan selesai pada Desember 2005. Berdasarkan petunjuk pelaksanaan, pengelolaan dana tersebut diserahkan ke sebuah organisasi masyarakat setempat dengan mendapat pengawasan ketat dari PemkotMalang.Dana kompensasi pengurangan subsidi BBM bidang infrastuktur pedesaan dibagikan untuk 12.834 desa. Jumlah desa tersebut tersebar di 427 Kabupaten/Kota di 33 propinsi se Indonesia.Dari jumlah tersebut, tercatat yang masuk kategori tertinggal sebanyak 193 kabupaten. Daerah yang mendapat dana kompensasi pengurangan subsidi BBM tidak termasuk daerah yang terkena musibah bencana tsunami.
(ton/)











































