SBY: Meski Ekonomi Sulit, Pemberantasan Korupsi Jalan Terus

SBY: Meski Ekonomi Sulit, Pemberantasan Korupsi Jalan Terus

- detikNews
Senin, 05 Sep 2005 20:33 WIB
Jakarta - Presiden SBY menyadari Indonesia saat ini tengah dilanda kesulitan ekonomi. Meski demikian, SBY meminta kondisi ini tidak dijadikan alasan untuk mengendurkan upaya-upaya pemberantasan korupsi."Pemberantasan korupsi jalan terus," kata Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh mengutip pernyataan SBY, usai rakor mengenai perkembangan proses hukum terhadap sejumlah kasus tindak pidana korupsi, di Istana Presiden, Jakarta, Senin (5/9/2005).Dalam rapat yang berlangsung sepanjang petang hari ini, turut hadir Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki, dan Ketua Timtas Tipikor Hendarman Supandji. Hadir juga unsur dari Mabes Polri, BPKP, dan Komisi Ombudsman.Rahman mengungkapkan, dalam pertemuan tadi ia melaporkan perkembangan sejumlah kasus korupsi di lembaga pemerintahan yang saat ini sedang berjalan. Di antaranya, kasus kontroversi penahanan kapal MV Mirna asal Kroasia yang telibat illegal logging di Surabaya."Dan juga mengenai kasus korupsi Departemen Agama yang minggu depan sudah akan dilimpahkan ke pengadilan," tukasnya.Taufiqurrahman Ruki menambahkan, SBY secara tegas mengintstruksikan agar KPK bekerjasama dengan Kejagung untuk terus menggiatkan upaya penegakan hukum. Termasuk terhadap tindak kejahatan BBM yang melibatkan aparat pemerintahan."Ini terkait dengan target pencapaian good govermance yang merupakan salah satu program pokok pemerintahan," ujar Ruki.Sementara itu, Hendarman Supandji memaparkan, dari 10 kasus dugaan korupsi di jajaran pemerintahan, baru tujuh yang sudah ditindaklanjuti. Di antaranya kasus dugaan korupsi di Jamsostek, Pertamina, Setneg dan Depag."Untuk kasus dugaan korupsi di dalam tubuh Angkasa Pura dan PT Pelindo, masih dalam tahap pengumpulan data," katanya. (fab/)


Berita Terkait