Wawancara Eksklusif Hari Ibu

Cerita Ibunda Tanamkan Disiplin dan Kerja Keras ke Anies Sejak Kecil

Hestianingsih - detikNews
Sabtu, 22 Des 2018 14:07 WIB
Aliyah Rasyid, ibu Anies Baswedan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Peran seorang perempuan bernama Aliyah Rasyid tidak bisa dilepaskan dari kehidupan Gubernur DKI Anies Baswedan. Ibunda Anies tersebut selalu menanamkan nilai-nilai kedisiplinan hingga kerja keras ke Anies sejak kecil hingga kini.

"Saya tanamkan kedisiplinan. Waktu salat ya harus salat. Ada giliran. Rumah kami sangat sederhana jadi kalau mau salat harus gelar tikar bersama. Bergilir. Siapa yang bertugas untuk menyiapkan tikar salat digilir dengan adik-adiknya. Itu merupakan pembiasaan untuk berdisiplin. Salat bersama," kata Aliyah kepada detikcom saat wawancara eksklusif Hari Ibu, yang ditayangkan pada Sabtu (22/12/2018).


Ayah Anies, Rasyid Baswedan, juga selalu menekankan kejujuran, hormat, dan egaliter kepada anak-anaknya. Aliyah menuturkan anak-anaknya, termasuk Anies, selalu dibiasakan tidak membeda-bedakan orang. Sikap sopan juga harus ditunjukkan, termasuk kepada pembantu. Dia juga mengingatkan Anies selalu hormat kepada orang tua.

"Hormat pada orang tua. Cara bersalaman pun kami ajari. Kalau pada orang tua itu harus sedikit menunduk. Kami biasakan untuk berkunjung ke nenek misalnya. Anak itu kan senangnya main ke tempat-tempat sendiri. Tapi kami biasakan untuk menghormati mengunjungi orang yang lebih tua. Berkunjung dulu ke sana sebentar baru nanti pelesir ke tempat yang dia inginkan. Ada nilai-nilai itu," ungkap perempuan berusia 78 tahun ini.


Aliyah membuka album foto keluargaAliyah membuka album foto keluarga. (Ari Saputra/detikcom)

Aliyah menceritakan masa kecil Anies yang memang senang berteman, punya banyak inisiatif, dan tangguh. Dari kecil, Anies diajarkan selalu bekerja keras dan jujur. Dulu, perempuan kelahiran Kuningan, Jawa Barat, ini membiasakan anak-anaknya naik sepeda ke sekolah walaupun mereka sebenarnya punya mobil.

"Kami biasakan anak-anak untuk kerja keras. Tidak terlalu dimanja," tutur Aliyah.


Baginya, pendidikan adalah hal yang penting bagi anak-anak. Aliyah sendiri merupakan dosen yang kini merupakan guru besar emeritus Universitas Negeri Yogyakarta. Meski dia dan suaminya dosen, Aliyah tidak kemudian mencari 'jalan pintas' agar anaknya jadi yang terdepan dan mendapat sekolah terbaik. Semuanya harus tetap berdasarkan usaha.

"Pokoknya kalau nilai harus usaha sendiri, nggak boleh atas koneksi orang. Cari sekolah pun gitu. Saya nih dosen, bapaknya juga dosen, sebetulnya bisa aja titip-titip atau apa, tapi nggak pernah kami lakukan itu. Supaya anak tahu dan dia juga bangga bahwa ini karena prestasi dia," ucapnya.


Aktifnya Anies di berbagai organisasi sejak muda hingga kini di pemerintahan juga tidak lepas dari peran Aliyah. Dia selalu mendorong anak-anak untuk mengerjakan berbagai hal di luar belajar serta membaca.

"Kami yakin bahwa manusia hidup itu kan bukan hanya di kelas bukan hanya ilmu pengetahuan yang didapat di sekolah, tetapi juga hidup di masyarakat. Itu juga hal yang penting," ungkap Aliyah.



Tonton juga video 'Cerita Sang Ibu Membesarkan Anies Baswedan':

[Gambas:Video 20detik]

(imk/jbr)