Sebelum Tewas, Agnes Sudah Siapkan Pernikahan 10 Desember
Senin, 05 Sep 2005 19:32 WIB
Yogyakarta - Isak tangis mewarnai rumah duka salah satu pramugari Mandala Airlines, Agnes Retnaning Lestari (31) yang ikut tewas dalam kecelakaan pesawat di Medan. Agnes berencana menikah dengan tunangannya pada tanggal 10 Desember 2005."Kami sore ini akan berangkat ke Jakarta dan kami sekeluarga sangat terpukul atas musibah ini," kata orangtua Agnes, Emmanuel Narto Widodo kepada wartawan di rumahnya Jl. Lokananta no 6 Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta, Senin (5/9/2005).Menurut Narto, Agnes berencana menikah dengan kekasihnya pada hari Sabtu 10 Desember 2005. Semua rencana pernikahan yang akan dilangsungkan di gereja di Kota Yogyakarta itu sudah disusun matang. Bahkan segala sesuatunya sudah disiapkan oleh keluarga dan Agnes bersama kekasihnya, Surya, seorang karyawan bank swasta di Kota Solo. Saat menemui para wartawan, Narto bersama seorang kerabatnya hendak bersiap berangkat ke Jakarta sore hari. Sementara itu istrinya, Ny Rosalina Wasmiyati terus menangis duduk di ruang tamu rumahnya ketika menemui para wartawan.Menurut Narto, Agnes beberapa waktu lalu sempat memberikan kabar kepada keluarganya bila pada pada Selasa (6/9/2005) akan pulang ke Yogyakarta untuk mengikuti kursus pernikahan di gereja. Selama ini, Agnes yang merupakan anak sulung dari enam bersaudara itu menjadi tulang punggung ekonomi keluarga. "Saya juga tidak mendapat firasat apa-apa dan tahu setelah melihat televisi. Kok pulangnya Agnes dengan cara seperti ini," kata Narto.Menurut Rosalina, sejak kecil Agnes bercita-cita menjadi pramugari. Dia menjadi pramugari di Mandala sejak tahun 2001. Sebelumnya menjadi pramugari di maskapai Bouraq Airlines sejak tahun 1994 - 2001.Sampai saat ini di rumah duka di Patangpuluhan, tetangga dan kerabat berdatangan untuk mengucapkan tanda bela sungkawa.
(asy/)











































