Ngaku Keluarga Korban Mandala, Beni Ditangkap Polisi
Senin, 05 Sep 2005 19:13 WIB
Jakarta - Ada-ada saja tingkah laku orang yang ingin bepergian gratis. Mengaku sebagai keluarga korban, Beni memaksa meminta tiket ke Medan. Namun ternyata pengakuannya itu palsu. Duhh..Kasus "pemanfaatan kesempatan dalam kesempitan" ini terjadi di Terminal 1 C, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (5/9/2005).Ceritanya, sekitar pukul 17.45 WIB, pihak Mandala Airlines sedang sibuk membagi-bagikan tiket pesawat bagi keluarga korban. Suasana ruangan pun riuh.Melihat kondisi ini, Beni (30) pun mendatangi meja Crisis Center, tempat tiket dibagikan. Ia ikut meminta tiket. "Saya keluarga Rahmat Purba," aku Beni kepada petugas tiket.Sepintas penampilan Beni layaknya seseorang yang ingin bepergian jauh. Ia mengenakan jaket hitam dan celana hitam. Ia pun menjinjing tas travel besar berwarna hitam.Mendengar pengakuan ini, putri Rahmat yang berada tidak jauh dari meja sontak kaget. Ia pun menyambangi Beni."Anda siapa, saya tahu silsilah keluarga Purba. Anda jangan mengaku-ngaku," kata putri Rahmat sengit."Saya adiknya Rahmat," jawab Beni. Mereka pun sempat cekcok mulut dengan menggunakan bahasa Batak.Untunglah insiden ini tidak berlangsung lama. Petugas kepolisian langsung menggelandang Beni ke Mapolres Bandara. Dan hingga pukul 19.00 WIB, Beni masih dimintai keterangan oleh polisi.
(ton/)











































