TKN: RI Pegang Saham Mayoritas Freeport Bukti Jokowi Pro-Rakyat

TKN: RI Pegang Saham Mayoritas Freeport Bukti Jokowi Pro-Rakyat

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jumat, 21 Des 2018 19:17 WIB
TKN: RI Pegang Saham Mayoritas Freeport Bukti Jokowi Pro-Rakyat
Foto: Ace Hasan Syadzily (dok. Facebook)
Jakarta - PT Inalum (Persero) resmi membeli 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menyebut itu merupakan bukti Presiden Joko Widodo pro-rakyat.

"Dikuasainya saham mayoritas PT Freeport-Mc Moran sebesar 51,2% oleh PT Inalum yang merupakan perusahaan BUMN, salah satu bukti nyata dari keberhasilan Presiden Jokowi yang sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat Indonesia. Ini torehan sejarah yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Setelah PT Freeport beroperasi di Indonesia sejak 1973 baru sekarang kepemilikan saham mayoritas dikuasai bangsa Indonesia. Kepemilikan mayoritas ini akan kita gunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," kata Ace dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (21/12/2018).


Menurut Ace, ada banyak keuntungan ketika Indonesia memegang mayoritas saham Freeport. Masyarakat Papua, kata Ace, juga akan mendapat keuntungan yang lebih besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan dikuasainya saham PT Freeport juga nantinya pendapatan baik dari pajak maupun nonpajak, royalti, semuanya akan lebih besar untuk kemakmuran negara dan rakyat. Selain itu, masyarakat di Papua juga akan mendapatkan 10 persen dari saham yang ada. Tentu saja di Papua juga akan mendapatkan pajak daerahnya," ucap dia.


Pengumuman penguasaan mayoritas saham PT Freeport Indonesia disampaikan langsung Presiden Joko Widodo. PTFI sendiri telah beroperasi sejak 1967. Selama 50 tahun itu, kepemilikan saham Indonesia atas PTFI tak pernah mayoritas.

Ace mengatakan, sukses pemerintahan Joko Widodo seakan membuktikan komitmen Jokowi kepada rakyat. Dia berbicara soal konstitusi ekonomi.

"Kesuksesan ini menunjukkan bahwa Presiden Jokowi merupakan presiden yang secara nyata telah mewujudkan cita-cita konstitusi ekonomi, yaitu tanah, air dan sumber daya dikuasai negara yang diperuntukkan untuk kemakmuran rakyat. Jadi tak tepat rasanya jika Presiden Jokowi selama ini sering dituding selalu pro-Asing. Telah beliau buktikan, salah satunya, dengan penguasaan saham Freeport ini," tegas Ace. (gbr/tor)


Berita Terkait