Pengamen Ondel-ondel Dinilai Meresahkan, Dilarang Sejak Era Jokowi-Ahok

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Des 2018 16:17 WIB
Ilustrasi pengamen ondel-ondel. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI akan menertibkan pengamen ondel-ondel. Sejak 2014, di era Jokowi-Ahok, pengamen ondel-ondel ini sudah dilarang.

Saat masih menjabat Wakil Gubernur DKI, Ahok sudah melarang pengamen ondel-ondel. Bagi Ahok, ondel-ondel haruslah untuk kesenian, bukan untuk mencari uang di jalan.

"Kalau pandangan saya ya nggak boleh mengemis di Jakarta dengan alasan apa pun. Itu (ondel-ondel) kan untuk seni sebenarnya. Tapi itu dijadikan alasan buat mengemis," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2014).


Empat hari setelah pernyataan itu, Ahok meneken nota kesepahaman dengan Polda Metro Jaya untuk menertibkan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Seusai penandatanganan, Ahok mengatakan pengamen ondel-ondel termasuk yang akan ditertibkan.

"Ya termasuk yang ondel-ondel dan topeng monyet, sudah nggak bisa lagi itu," kata Ahok kepada wartawan setelah meneken MoU bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2014).


Isu pembinaan pengamen ondel-ondel kini mencuat. Pemprov DKI mewacanakan pembinaan pengamen ondel-ondel.

"Karena kan mengamen sendirian, ya kadang-kadang meresahkan. Saya pernah dipaksa juga (memberi duit), dia nggak tahu. Nah kita tertibkan," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Asiantoro di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2018).


Saksikan juga video 'Mengintip Persiapan Pengamen Ondel-ondel Sebelum Beraksi':

[Gambas:Video 20detik]

(tor/fjp)