Amankan Nataru Bali, TNI-Polri Antisipasi Pergerakan Teroris

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 21 Des 2018 10:21 WIB
Ilustrasi (dok.detikcom)
Denpasar - Sebanyak 7.182 personel TNI dan polisi disiagakan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 di Pulau Dewata Bali. Salah satu yang menjadi atensi Polda Bali adalah ancaman teroris. Pihaknya memastikan tim sudah melakukan antisipasi.

"Sesuai amanat yang jadi potensi ancaman yang jadi atensi kita bersama ancaman terorisme. Tadi ada penyampaian amanat tim yang sudah terbentuk Densus 88, khususnya Pak Kapolda Bali telah membentuk CTOC yang sudah mengawal baik di Bali maupun di luar Bali, karena prinsip Bapak Kapolda pertahanan yang paling bagus adalah melakukan serangan," kata Wakapolda Bali Brigjen I Wayan Sunartha usai gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2018 dan Tahun Baru 2019 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Jumat (21/12/2018).

"Kita memantau dari luar, siapa yang masuk ke wilayah kita, sehingga kita lebih awal dapat mencegah dan mengantisipasi sehingga tidak terjadi sekecil apapun permasalahan," sambungnya.

Operasi Lilin Agung 2018 ini digelar serentak. Hal itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama melaksanakan ibadah dalam rangka perayaan Natal.

"Jumlah personel yang kita libatkan kurang lebih 7.182, dari TNI kurang lebih 3.413, dari masyarakat dan polri 1.975 sehingga kurang lebih 7.182. Ini bahkan juga masih ada komponen masyarakat lain yang ikut kita libatkan," sambungnya.

Sunartha mengatakan pihaknya sudah memetakan jalur-jalur rawan selama perayaan Natal dan Tahun Baru maupun tempat-tempat wisata. Pihaknya juga sudah menyiagakan 40 pos di sejumlah titik sepanjang jalur rawan tersebut.

"Di sepanjang Kuta dari ujung barat ke ujung timur termasuk Buleleng, termasuk Denpasar yang paling padat dan banyak dikunjungi sepanjang jalur sudah kita petakan yang jadi spot pelanggaran lalin sehingga berdampak pada kemacetan, sehingga mengakibatkan kecelakaan lalin. Sudah kita antisipasi dengan membentuk 40 pos baik pos pelayanan, pos pengamanan, maupun kegiatan pos terpadu ini sudah kita gelar dan setelah ini kita kunjungan juga secara bersama-sama apa yang menurut kita masih kurang masih ada waktu untuk perbaikan," urainya.



Saksikan juga video '11.403 Polisi Disebar ke 150 Titik Amankan Nataru di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]

(ams/asp)