Jelang Pemilu, 11 Rumah Sakit di Jepang Diancam Bom
Senin, 05 Sep 2005 15:44 WIB
Jakarta - Lagi-lagi ancaman bom. Sebelas rumah sakit di Tokyo, ibukota Jepang menerima ancaman bom. Teror bom ini terjadi menjelang pemilihan umum (pemilu) Jepang yang akan digelar pada 11 September mendatang.Akibat ancaman ini, penjagaan keamanan di seluruh rumah sakit tersebut ditingkatkan. Dalam surat ancaman disebutkan, rumah sakit tersebut akan diledakkan dalam 45 hari. Salah satu media institusi yang menerima surat ancaman tersebut adalah University of Tokyo Hospital. Demikian seperti diberitakan kantor berita Jepang, Kyodo yang mengutip sumber kepolisian.Menurut Kyodo seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (5/9/2005), surat ancaman tersebut dikirimkan lewat pos. Tidak ada tuntutan spesifik dalam surat-surat tersebut.Kepolisian dan pihak-pihak rumah sakit di negeri Sakura itu telah meningkatkan pemeriksaan keamanan. Namun sejauh ini sama sekali belum ditemukan bahan peledak.
(ita/)











































