"Kalau saya itu terserah pihak rival mau ngomong apa, toh yang dia bicarakan di audiensnya sendiri. Jadi dia mau bilang itu untuk meyakini audiensnya sendiri ya nggak apa-apa, terserah aja dia mau ngomong apa," kata Waketum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat dimintai konfirmasi, Kamis (20/12/2018).
Baca juga: Hasto: Masyarakat Mau Pilih Penyebar Fitnah? |
Dasco mengatakan semua penilaian ada di masyarakat. Dia mengaku tak ambil pusing atas ucapan Hasto di hadapan konstituen atau pemilih PDIP di Lebak, Banten.
"Nanti kita akan kita lihatkan kepada masyarakat, kita serahkan juga pilihan ke masyarakat mau milih siapa karena masing-masing ya kita akan adu program. Kemudian timnya, kemudian adu unggulan, nanti di debat kita lihat bagaimana. Jadi kalau kita nggak terlalu pusinglah yang begitu. Toh dia ngomong di audiens dia sendiri, di konstituen dia sendiri," tutur Dasco.
Menurut Hasto, ada calon presiden yang sukanya fitnah, marah-marah, serta memusuhi dan anti terhadap pers, bahkan terhadap gerakan mahasiswa. Soal fitnah yang disinggung Hasto, Dasco menyatakan keberatan.
"Bahwa kemudian soal fitnah-fitnah itu yang kita agak keberatan. Kita nggak pernah fitnah-fitnah karena ketua pasangan calon kita selalu wanti-wanti kepada para tim pemenangan maupun pendukung bahwa kita tidak boleh fitnah. Saya setuju nggak boleh fitnah-fitnah memang," tegas Dasco.
Saksikan juga video 'Soal 'Negara Punah' Prabowo, M Taufik: Untuk Semangati Kader':
(gbr/imk)











































