PKB Alwi Gelar Muktamar 1 Oktober

Tidak Dirikan Partai Baru

PKB Alwi Gelar Muktamar 1 Oktober

- detikNews
Senin, 05 Sep 2005 14:48 WIB
Solo - Alwi Shihab akan menggelar muktamar PKB 1 Oktober mendatang. Karenanya dia menepis semua spekulasi bahwa dirinya akan akan mendirikan partai baru setelah gugatannya ditolak hakim di pengadilan tingkat pertama. Dia masih optimis banding yang diajukan akan menang. Hal tersebut disampaikan Alwi Shihab kepada wartawan usai bertindak selaku Menko Kesra membuka Temu Nasional dan Bazaar II Keuangan Mikro Indonesia yang digelar di Hotel Quality, Solo, Senin (5/9/2005). "Nanti (muktamar) 1 Oktober di Jawa Timur. Pembukaan di (Ponpes) Langitan atau di (Ponpes) Lirboyo," ujar Alwi tanpa menyebut tempat yang akan digunakan untuk muktamar.Meskipun gugatannya dikalahkan di tingkat pertama, Alwi masih optimis akan memenangkan gugatan terhadap Gus Dur Cs pada tingkat banding. Dengan yakin, diamengatakan akan terus mengikuti proses hukum yang ada karena berada di pihak yang benar.Karena keyakinan akan menang itulah, Alwi menegaskan tidak akan mendirikan partai baru bersama para kiai yang selama ini mendukungnya untuk melawan PKB pimpinan Gus Dur. Untuk memperkuat keyakinannya itu, lagi-lagi Alwi mengatakan bahwa pihaknyalah yang nanti akan memenangkan kasus sengketa partai itu di tingkat MA."Tidak akan ada partai baru. Kami akan terus mengikuti proses hukumnya. Lihat saja nanti siapa yang akan menang. Yang benar yang akan menang. Kalau kalah yangsalah hakimnya," ujarnya sambil tertawa.Alwi tidak bersedia menjawab saat ditanya alasan Jawa Timur sebagai lokasi muktamar PKB yang dipimpinnya. Demikian juga ketika ditanya mengapa pembukaan digelar di Langitan atau Lirboyo. Seperti diketahui PKB Alwi mendapat dukungan cukup memadai dari para pengurus PKB di Jawa Timur.Dukungan serupa juga datang dari para kiai senior setempat. Ponpes Langitan adalah pondok yang dipimpin oleh KH Abdullah Faqih, sedangkan Ponpes Lirboyodipimpin KH Idris Marzuki. Kedua kiai berpengaruh di kalangan NU maupun PKB ini pada konflik kali ini berdiri di belakang Alwi Shihab, berhadapan dengan GusDur yang sebelumnya selalu mereka bela habis-habisan. (asy/)


Berita Terkait