DPR Surati SBY Soal Pergantian Panglima
Senin, 05 Sep 2005 12:37 WIB
Jakarta - DPR menagih janji Presiden SBY terkait pergantian panglima TNI. Surat pun dilayangkan lembaga rakyat ini untuk mengingatkan sang presiden."Saya sudah mengirim surat pergantian panglima TNI kepada presiden," kata Ketua DPR Agung Laksono di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/9/2005).Agung menyatakan, surat tersebut untuk mengingatkan Presiden SBY sebagaimana janjinya akan melakukan pergantian panglima setelah pergantian kapolri."Saya khawatir karena kesibukan beliau pergantian panglima tidak tertangani makanya kita ingatkan dengan mengirimkan surat," ujarnya.Agung berharap agar nama-nama calon panglima TNI sudah diserahkan kepada DPR pada 31 September 2005.Apakah DPR punya calon? "Kita tidak usulkan nama," jawab Agung singkat.Sekadar diketahui, SBY pernah mengeluarkan surat untuk mencabut surat presiden sebelumnya mengenai pergantian Panglima TNI dan menetapkan panglima yang baru.Surat Presiden itu bernomor R41/Pres/10/2004 yang ditandatangani SBY pada 25 Oktober 2004, dan menarik Surat Presiden Nomor R32/Pres/10/2004 yang ditandatangani Megawati Soekarnoputri pada 8 Oktober 2004.Dalam surat itu disebutkan, SBY belum berencana mengganti Panglima TNI dengan alasan kesinambungan. SBY menegaskan surat itu tidak terkait pada pribadi Jenderal TNI Endriartono Sutarto sebagai panglima yang mengundurkan diri maupun Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu (saat itu KSAD) sebagai calon yang ditetapkan Megawati. SBY beralasan hal ini dilakukan untuk konsolidasi jajaran pemerintah menyeluruh.
(aan/)











































