Gagal Take Off, Pesawat Mandala Tabrak Pembatas dan Rumah
Senin, 05 Sep 2005 12:17 WIB
Medan - Hingga saat ini, kronologi jatuhnya pesawat Mandala Airlines jurusan Medan-Jakarta masih simpang siur. Seorang saksi menceritakan, pesawat 737-200 itu tidak sempat take off dan menabrak empat pembatas bandara dan sepuluh rumah penduduk. Kesaksian ini disampaikan, Monang Bakar, warga Jl. Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan, kepada detikcom, Senin (6/9/2005). Saat kejadian, Monang menyaksikan secara persis kecelakaan yang menimpa pesawat Mandala berpenumpang 109 orang itu. "Dari landasan, pesawat tidak bisa take off, tidak bisa naik. Pesawat kemudian menabrak empat pembatas bandara dan menghajar rumah-rumah," kata dia. Dalam pantauan detikcom, ada sekitar 10 rumah yang dihajar oleh pesawat tersebut. Rumah-rumah yang ditabrak ini terletak sekitar 100 meter dari pagar bandara Polonia. Saat menabrak rumah, kata Monang, pesawat sempat naik sedikit. Namun, kemudian terhempas di Jl. Jamin Ginting dan sebagian badannya menimpa rumah-rumah penduduk. "Saat terjerembab, kepala pesawat yang jatuh lebih dulu," ujar dia. Setelah jatuh, pesawat dengan kode penebrangan RI-091itu kemudian meledak dan terbakar. Sekitar 10 rumah di lokasi meledaknya pesawat itu juga ikut terbakar. Akibatnya, sepanjang 300 meter Jl. Jamin Ginting dipenuhi dengan api.
(asy/)











































