Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas Setelah Jalan Raya Gubeng Ambles

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 19 Des 2018 03:31 WIB
Situasi Jalan Raya Gubeng setelah ambles. Polisi saat ini memberlakukan pengalihan arus lalu lintas. (Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya - Polisi membuat rekayasa lalu lintas setelah Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, ambles. Rekayasa lalu lintas dibuat untuk mengantisipasi jalan yang ambles meluas.

"Mulai malam ini sudah kita berlakukan untuk mengalihkan arus lalin," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan kepada detikcom, Rabu (19/12/2018).


Rudi menjelaskan, pengalihan arus lalin dilakukan karena potensi meluasnya tanah ambles masih tinggi. Sebelumnya, polisi juga sudah memasang pembatas agar warga tak mendekat ke lokasi jalan yang ambles.

"Karena potensi longsor atau amblesnya tanah di Jalan Raya Gubeng masih tinggi dan tidak bisa digunakan, maka jalan ini kami tutup. Ini demi keamanan masyarakat," ujar Rudi.


Berikut ini rekayasa pengalihan arus lalu lintas Jalan Raya Gubeng sisi selatan:

- Arus lalu lintas dari Jalan Karimun Jawa dialihkan ke Jalan Raya Gubeng sisi utara.

- Arus lalu lintas dari Jalan Kertajaya dan Jalan Sulawesi yang menuju Jalan Raya Gubeng dialihkan lurus lewat Jalan Ngagel dan Jalan Pandegiling.

- Arus lalu lintas dari Jalan Pandegiling ke arah Jalan Raya Gubeng dialihkan ke Jalan Ngagel.


Adapun penutupan jalan ada di empat titik, yaitu:
1. Traffic light Jalan Ngagel-Sulawesi
2. Jalan Raya Gubeng sisi selatan
3. Jalan Raya Gubeng sisi utara
4. Jalan Sumbawa

Diberitakan sebelumnya, tanah di Jalan Raya Gubeng ambles setelah ada crane ambruk di dekat Rumah Sakit Siloam Surabaya. Tanah yang ambles tersebut menganga sangat lebar dan dalam seperti jurang.



Simak juga video 'Bak Jurang! Begini Penampakan Jalan Gubeng yang Ambles:

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/jbr)