DetikNews
Selasa 18 Desember 2018, 21:27 WIB

Malam Apresiasi Inasgoc, JK: Tidak Ada Satu Pun Kekurangan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Malam Apresiasi Inasgoc, JK: Tidak Ada Satu Pun Kekurangan Wapres Jusuf Kalla hadir pada malam apresiasi Inasgoc. (Foto: dok. Setwapres)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara Apresiasi Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) di International Equestrian Park Pulomas, Jakarta Timur. JK mengapresiasi penyelenggaraan Asian Games 2018.

"Minggu lalu, kita rapat Inasgoc, dan seluruh pimpinan. Salah satu yang dilaporkan adalah penyelenggaraan ini secara formal. Setelah rapat, saya tanya, coba uraikan apa kekurangan penyelenggaraan Asian Games ini, dari segi venue, penyelenggaraan, dan prestasi, tidak ada satu pun yang bisa berbicara tentang kekurangan penyelenggaraan Asian Games," kata JK dalam sambutannya di International Equestrian Park, Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (18/12/2018).

"Kemudian, ketemu wartawan yang menunggu di luar (seusai rapat evaluasi). Setelah bertanya beberapa pernyataan, kemudian saya tanya, coba Anda sampaikan kekurangan Asian Games ini. Semua wartawan bingung, tapi ada satu yang angkat tangan, kekurangannya ialah terlalu singkat, hanya dua minggu, mestinya satu bulan. Ini juga hampir sama dengan pandangan masyarakat," lanjut JK.





Wapres JK berbicara mengenai megahnya pembukaan Asian Games yang dilakukan sekitar 4 bulan lalu. Dengan panitia yang matang dan unsur yang membantu, JK mengatakan Asian Games 2018 mampu menyajikan pembukaan yang megah dengan adanya gunung, air terjun, tarian, hingga berbagai rangkaian acara lainnya.

"Semua venue selesai pada waktunya, bandingkan apa yang terjadi waktu Olimpiade Rio, hari terakhir ada yang belum selesai. Begitu juga penyelenggaraannya, semuanya penyelenggaraan excellent," ujarnya.

Selain penyelenggaraan yang sukses, JK kembali mengungkap prestasi yang diraih para atlet di Asian Games 2018. Dari target 16 medali emas, atlet Indonesia mampu meraih 31 medali emas.

"Begitu juga pandangan dari luar, saya belum pernah mendengar ada kritik, malah semuanya penghargaan dan pujian. Sehingga nama baik bangsa menjadi bagian dari seluruh upaya kerja keras kita semuanya," tuturnya.






Menurut JK, suksesnya Inasgoc, yang bekerja kurang-lebih 2,5 tahun untuk Asian Games 2018, dapat menjadi pelajaran.

"Sukses ini akan menjadi pelajaran untuk penyelenggaraan berikutnya. Mungkin kalau kita mengadakan Asian Games lagi, mungkin butuh waktu setengah abad lagi. Dulu 56 tahun baru terlaksana, kalau untuk yang akan datang, mungkin sudah 100 tahun merdeka baru kita bisa laksanakan lagi," paparnya.
(nvl/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed