NU Perkuat Pesantren Untuk Siap Siaga Menghadapi Bencana
Senin, 05 Sep 2005 01:15 WIB
Jakarta - Banyaknya korban yang meninggal akibat bencana alam diakibatkan oleh kurangnya tingkat kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Oleh karena itu kesiapsiagaan masyarakat harus ditingkatkan.Berkaitan dengan hal itu, Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki sekitar 10.000 jaringan pondok pesantren di Indonesia berupaya meningkatkan peran pesantren supaya siap siaga menghadapi bencana.Mengingat pesantren merupakan lembaga pendidikan dan dakwah Islam yang berfungsi serta berperan sebagai lembaga pengembangan masyarakat (community development).Workshop on Community Base Disaster (CBDM) untuk membangun persamaan persepsi mengenai penanggulangan bencana pun akan digelar. Rencananya, workshop hasil kerja sama NU dengan Bakornas ini akan digelar selama dua hari yakni dari 5-6 September 2005 di Hotel Salak, Bogor.Workshop akan membahas mengenai perlunya sistem peringatan dini, cara mengatasi dan mitigasi bencana. Workshop akan dibuka oleh Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi. Pembicara dalam workshop yakni Tabrani (Bakornas), Rozy Munir (PBNU) beserta Abbas Muin (PBNU).
(ddn/)











































