Kronologi Kasus Ibu di Aceh yang Ditahan Bersama 3 Bayi Kembarnya

ADVERTISEMENT

Kronologi Kasus Ibu di Aceh yang Ditahan Bersama 3 Bayi Kembarnya

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 17 Des 2018 10:55 WIB
Foto: 3 Bayi kemnbar ikut ditahan (ist.)
Aceh - Magfirah (27) mendekam di Rutan Bireuen, Aceh sejak sebulan lalu. Dia membawa tiga bayi kembarnya menginap di penjara. Terdakwa kasus penipuan calo CPNS ini menjadi tahanan hakim dan masa penahananya sudah diperpanjang hingga 2019 mendatang.

Sebagaimana dikutip dari website resmi PN Bireuen Senin (17/12/2018), berikut perjalanan kasus itu:

2016
Magfirah dilaporkan menjadi calo CPNS.

29 Agustus 2018
Magfirah melahirkan 3 bayi kembar.


19 September 2018
Polres Bireuen menahan Magfirah. Setelah itu, polisi melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Bireuen. Setelah berkas dinyatakan lengkap, proses penahanan ada di tangan jaksa.

14 November 2018
Berkas dilimpahkan ke kejaksaan. Magfirah kemudian ditahan oleh penuntut di Rutan Bireuen.

19 November 2018
Perempuan asal Aceh Timur, Aceh ini selanjutnya menjadi tahanan hakim Pengadilan Negeri (PN) Bireuen hingga Selasa 18 Desember besok.

10 Desember 2018
Ketua PN Bireuen sudah mengeluarkan surat perpanjang penahanan dengan nomor 233/Pen.Pid/2018/PN Bir hingga 16 Februari 2019 mendatang.


Kini bayi mungil tersebut terpaksa dibawa menginap di penjara karena masih menyusui. Dinas Sosial Aceh sudah menyalurkan bantuan untuk ketiga bayi tersebut.

"Kendati harus tinggal dalam penjara ke tiga bayi tersebut dapat tumbuh sehat, dan tidak berada di lingkungan yang dapat berbahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangannya," kata Sekretaris Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah.


Kronologi Kasus Ibu di Aceh yang Ditahan Bersama 3 Bayi Kembarnya
(agse/asp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT