Tolak Kenaikan Harga BBM, People Power Padati Bundaran HI

Tolak Kenaikan Harga BBM, People Power Padati Bundaran HI

- detikNews
Minggu, 04 Sep 2005 10:54 WIB
Jakarta - Ribuan orang memadati Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Mereka menamakan diri People Power Indonesia. Mereka menolak kenaikan harga BBM. Massa berdatangan ke Bundaran HI sekitar pukul 09.30 WIB, Minggu (4/9/2005). Hingga pukul 10.30 WIB, massa sudah berjumlah sekitar 2.500 orang. Mereka berkumpul di Bundaran HI menutupi Jl. Sudirman-Jl. Thamrin. People Power Indonesia ini terdiri dari 21 elemen masyarakat, seperti petani, nelayan, buruh, PKL, mahasiswa, LSM, tukang becak, sopir bus, sopir truk, sopir taksi, orang-orang tergusur, kaum miskin kota, dan anak-anak terlantar, dan lain-lain. Sebuah mobil trailer tampak dibawa peserta aksi untuk digunakan sebagai panggung orasi. Truk trailer ini diparkir di depan Plaza Indonesia, menutupi Jl. Kebon Kencang. Dari atas truk inilah, demonstran melakukan orasi. Dari sejumlah orator, intinya mereka menyampaikan akan melawan semua kebijakan pemerintah yang menindas rakyat lemah. Seperti kenaikan harga BBM yang akan diberlakukan dalam waktu dekat. "Dengan dalih harga minyak mentah naik, harga BBM akan dinaikkan. Bila harga BBM naik, maka semua barang akan naik. Kita tidak sanggup lagi membeli kebutuhan barang pokok," kata salah seorang orator. Karena itu, para demonstran menolak kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM. Mereka juga menyampaikan, meski harga BBM naik, gaji buruh tidak pernah naik. Menurut mereka, saat ini sudah masuk krisis ekonomi tahap II. Dengan begitu, mereka meminta pertanggungjawaban pemerintahan SBY-Kalla. Tokoh politik, Sri Bintang Pamungkas, juga tampak di tengah-tengah lautan massa. Sri Bintang yang mengenakan kaos berkerah tampak membagi-bagikan selebaran kepada para demosntran. "Ada tiga hal yang kita suarakan saat ini, yaitu harga BBM, merosotnya rupiah, dan masalah Aceh. Masyarakat sudah tidak percaya dengan pemerintahan SBY-JK," ungkap mantan calon presiden ini. Sejumlah spanduk juga tampak dibawa oleh para demonstran. Antara lain bertuliskan 'Ganti Menteri-menteri yang Laknat', 'BBM Naik, 'Rakyat Semakin Sengsara', dan 'Hapus Utang Luar Negeri'. Massa terus berdatagan ke Bundaran HI. Lalu lintas Jl. Sudirman yang mengarah ke Monas tampak macet total. Armada busway juga terkena macet. Puluhan aparat kepolisian diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas. (asy/)


Berita Terkait